(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen diberitakan telah menyelesaikan serangkaian perjalanan mengunjungi negara-negara sahabat yang terletak di Perairan Karibia. Namun sayang, keberhasilan Kepala Negara harus disertai dengan kasus penyeludupan rokok oleh personel Biro Keamanan Nasional (NSD). Dalam akun media sosialnya, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, insiden ini telah menutupi ragam pencapaian yang telah diperoleh dengan susah payah. Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Pelaksana Kementerian Luar Negeri MOFA, Joanne Ou (歐江安), mengemukakan MOFA bertanggung jawab penuh atas perencanaan dan pelaksanaan kunjungan diplomatik Presiden. Kunjungan Presiden Tsai Ing-wen kali ini telah berbuah manis, dan berhasil meningkatkan visibilitas Taiwan di mata dunia. Hubungan kerja sama dengan negara-negara sahabat dikabarkan terjalin kian erat. Selain itu, pertukaran dengan Amerika Serikat juga semakin kokoh. Hal-hal tersebut-lah yang seharusnya menjadi fokus dari seluruh warga Taiwan.
Joanne Ou, mengatakan, “Semalam, melalui akun media sosialnya, Presiden telah mengutarakan 3 poin pentingnya. Kami telah melihat tanggung jawab yang segera diambil unit terkait, dalam menindaklanjuti kasus ini. Presiden secara khusus juga menyebutkan, jika insiden ini harus menyeret pihak MOFA, maka akan dirasa tidak adil, terutama bagi mereka yang berada di garis terdepan dalam memperjuangkan diplomatik Taiwan”.
Joanne Ou menambahkan seluruh jawaban terkait kejelasan kasus, sudah sepantasnya dijawab oleh pihak yang terkait. Insiden ini harus diadili seadil-adilnya, dengan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Terkait hal-hal mendetil berikutnya, MOFA tidak bersedia memberikan pernyataan apapun.