History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai berpidato di Parlemen St. Lucia, meyakinkan manfaat mutual dari kerja sama bilateral

  • 19 July, 2019
  • 陳志勇
Presiden Tsai berpidato di Parlemen St. Lucia, meyakinkan manfaat mutual dari kerja sama bilateral
Presiden Tsai berpidato di Parlemen St. Lucia, meyakinkan manfaat mutual dari kerja sama bilateral

(Taiwan, ROC) - Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) berpidato di Parlemen St. Lucia pada hari Kamis, meyakinkan manfaat mutual dari kerja sama bilateral dan meniadakan kekhawatiran bahwa dana pinjaman dari Taiwan akan menjadi perangkap utang.

Kepala negara mengatakan, “Meski pun dana pinjaman datang dari bank Taiwan, berbagai proyek kerja sama dikontrakkan pada perusahaan St. Lucia melalui Perusahaan Rekayasa dan Konstruksi Luar Negeri Taiwan. Dalam arti kata, Taiwan akan mempekerjaan pekerja dan menggunakan materi lokal. Model kooperasi ini memastikan bahwa rakyat kedua pihak bisa berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan darinya. Tidak akan ada isu ‘perangkap utang’ sebagaimana ditemukan dalam model kerja sama lainnya.”

Tsai juga menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur dalam pola kerja sama antara Taiwan dan St. Lucia, di mana sejumlah darinya sedang dengan aktif dipromosikan, antara lain pembangunan Rumah Sakit St. Jude, bandara internasional, sistem jalan nasional dan jaringan internet broadband.

Presiden Tsai mengatakan, “Infrastruktur internet sangat penting bagi pemerintah untuk menawarkan pelayanan yang efisien dan memperkecil jarak digital. Ia juga memudahkan rakyat menerima pendidikan, menemukan pekerja dan berbisnis.”

St. Lucia adalah negara terakhir yang akan dikunjungi Presiden Tsai Ing-wen dalam kunjungan kenegaraan ke empat negara sahabat Taiwan di Laut Karibia. Sebelumnya, Tsai dan rombongan telah mengunjungi Haiti, St. Kitts and Nevis dan St. Vincent and the Grenadines. Rencananya, kunjungan di St. Lucia akan berakhir pada hari Jumat waktu setempat dan Tsai akan segera berangkat untuk pulang ke Taiwan melalui Amerika Serikat. Kepala negara dan rombongan dijadwalkan tiba kembali di Taipei 22 Juli.

Komentar

Terbarumore