History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemerintah Ceko Menolak Permintaan Daratan Tiongkok untuk Mengekstradisi 8 Pelaku Kriminal Asal Taiwan

  • 16 July, 2019
  • 尤繼富
Pemerintah Ceko Menolak Permintaan Daratan Tiongkok untuk Mengekstradisi 8 Pelaku Kriminal Asal Taiwan
Pemerintah Ceko Menolak Permintaan Daratan Tiongkok untuk Mengekstradisi 8 Pelaku Kriminal Asal Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 15 Juli 2019, Pemerintah Ceko mengumumkan akan menerapkan langkah perlindungan kepada 8 pelaku kriminal asal Taiwan. Hal ini berarti menolak permintaan Daratan Tiongkok untuk mengekstradisi pelaku kriminal. Pengacara pembela mengemukakan otoritas Ceko percaya jika diekstradisi ke Daratan Tiongkok, mereka akan menerima perlakuan yang tidak layak. Terkait pemberitaan tersebut, Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) mengemukakan rasa terima kasihnya atas keputusan yang diambil Pemerintah Ceko. MOFA melanjutkan ini merupakan keputusan besar yang harus diambil otoritas setempat, yang mana telah mengedepankan perlindungan terhadap warga Taiwan.

Juru Bicara MOFA, Andrew Lee (李憲章) mengemukakan jika ada warga Taiwan yang melanggar hukum di negara asing, maka pemerintah Taiwan akan mengupayakan untuk mendeportasi dan mengadili mereka di Taiwan. Ini merupakan upaya keras yang terus diusahakan pemerintah saat ini. Ia melanjutkan akan terus mengedepankan berbagai usaha untuk melakukan komunikasi dengan perwakilan ROC di seluruh dunia dan senantiasa menekankan posisi peradilan yang dimiliki Taiwan.

Melalui cuitan di Twitter, Menteri Dalam Negeri Ceko, Jan Hamacek mengonfirmasi bahwa Negeri Tirai Bambu telah meminta untuk mengekstradisi 8 pelaku kriminal Taiwan ke Daratan Tiongkok. Jan Hamacek juga menambahkan akan memberikan upaya perlindungan kepada 8 tersangka kriminal tersebut, atas dasar administratif kenegaraan tertutup.

Diberitakan, negara-negara Uni Eropa kerap kali memberikan suaka perlindungan tambahan bagi orang asing yang mengajukan. Misal dengan status warga pengungsi. Dengan demikian, para pengungsi dapat dibebaskan sementara dari nasib dipulangkan. Guna untuk menghindari terjadinya tindakan penganiayaan, maka masa dari suaka perlindungan ini juga dapat diperpanjang.

Kantor berita Ceko (CTK) mewartakan, nama pengacara pembela dari 8 tersangka Taiwan tersebut adalah Miroslav Krutina. Otoritas setempat percaya jika pelaku kriminal tersebut diekstradisi ke Daratan Tiongkok, maka mereka akan mendapatkan perlakukan yang tidak manusiawi. Bukan tidak mungkin salah satu dari mereka akan disiksa, bahkan dijatuhi hukuman mati.

Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Interpol, Polisi Ceko pada bulan Januari silam berhasil menangkap 8 tersangka asal Taiwan. Masing-masing bermarga Chen dan Lin. Mereka diciduk atas kasus penipuan telekomunikasi. Otoritas Beijing menuduh 8 tersangka tersebut telah menyamar menjadi polisi dan jaksa Negeri Tirai Bambu, yang kemudian menipu kaum perempuan asal Tiongkok yang bermukim di Australia.

Komentar

Terbarumore