History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden: Penjualan Senjata Militer oleh Amerika Serikat Masih Sesuai dengan Prosedur yang Ada

  • 05 July, 2019
  • 曾秀情
Presiden: Penjualan Senjata Militer oleh Amerika Serikat Masih Sesuai dengan Prosedur yang Ada
Tank Militer M1A2

(Taiwan, ROC) --- Menanggapi pemberitaan media terkait penundaan atau dipercepatnya proses penjualan senjata militer oleh Amerika Serikat atas Taiwan, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan terdapat 2 proyek utama yang digagas dalam pembelian kali ini. Yang pertama, tank militer M1A2 dan peluru rudal. Terkait dengan pesawat tempur F-16V, saat ini tengah dikerjakan oleh otoritas Amerika Serikat. Kepala Negara berharap keduanya dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Jika melihat keadaan saat ini, keduanya masih berjalan sesuai dengan waktu dan prosedur yang berlaku.

Terkait “Perjalanan Demokrasi Berkesinambungan” yang akan dimulai pada 11 Juli 2019 mendatang, Kepala Negara mengemukakan tugas diplomasi merupakan kewajiban penting dari seorang presiden. Dalam setahun, kunjungan kenegaraan akan rutin digelar, sebanyak 2 kali. Hal ini tentu akan membahas perencanaan ragam pertukaran dan kerja sama yang saling menguntungkan.

Ada media yang melaporkan, tersiarnya kabar kalau Presiden Tsai Ing-wen pekan depan dalam kunjungan kenegaraannya, bukannya tidak mungkin untuk transit di Washingtong DC – Amerika Serikat, bahkan akan menembus spesifikasi presiden sebelumnya, yaitu diundang untuk ceramah di hadapan klub media asing di Capitol Hill, menyuarakan pada dunia perlindungan Taiwan, menentang front persatuan Daratan Tiongkok. Juru Bicara Istana Presiden, Chang Tun-han (張惇涵) menyampaikan, kunjungan dengan tema “kebebasan dan demokrasi bersinambungan” kali ini tidak memiliki rencana yang dideskripsikan pada media, tidak ada kabar seperti itu, untuk itu perlu dipastikan kebenarannya.

Chang juga menegaskan, perjalanan presiden kali ini dengan 4 prinsip keamanan, menjunjung, kenyamanan dan keleluasaan, terkait jadwal kunjungan dan titik transit serta rincian lainnya masih dalam proses penyusunan, pada dasarnya hubungan Taiwan dan Amerika Serikat adalah saling percaya, dengan waktu yang tepat baru akan memberikan penjelasan, segala spekulasi dan berita yang salah tidak membantu pekerjaan diplomatik, dan semua pihak tidak perlu membuat spekulasi yang tidak berarti.

Terkait dengan ucapan Walikota Taipei yang menyebutkan Forum Kota Kembar, merupakan satu-satunya platform yang menjembatani hubungan lintas selat, Presiden Tsai Ing-wen melanjutkan urusan antar selat adalah otoritas pemerintah pusat. Hanya Yayasan Pertukaran Antar Selat (SEF) yang memiliki otoritas penuh untuk menggelar komunikasi dengan Daratan Tiongkok. Pemerintah daerah diizinkan untuk melakukan pertukaran antar kota, namun tetap mendapatkan pengawasan dari pemerintah pusat.

Komentar

Terbarumore