History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen akan Transit di Negeri Paman Sam, Deplu AS: Telah Sesuai dengan Kebijakan 1 Tiongkok

  • 02 July, 2019
  • 尤繼富
Presiden Tsai Ing-wen akan Transit di Negeri Paman Sam, Deplu AS: Telah Sesuai dengan Kebijakan 1 Tiongkok
Presiden Tsai Ing-wen akan Transit di Negeri Paman Sam, Deplu AS: Telah Sesuai dengan Kebijakan 1 Tiongkok

(Taiwan, ROC) --- Pekan mendatang, Presiden Tsai Ing-wen akan melangsungkan serangkaian kunjungan kenegaraan, dengan tajuk “Perjalanan Demokrasi Berkelanjutan”. Kepala Negara akan berkunjung ke Laut Karibia dan transit di Amerika Serikat. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengemukakan selama Presiden Tsai Ing-wen transit, seluruh jaminan keamanan akan diterapkan dengan berdasar kepada Kebijakan 1 Tiongkok.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menanggapi pertanyaan media, menegaskan bahwa Amerika Serikat selalu berkiblat pada Kebijakan 1 Tiongkok dan Three Joint Communiqués, dalam membina hubungan dengan Taiwan.

Ia melanjutkan pihak Amerika Serikat berkomitmen memberikan ragam kemudahan bagi pemerintah Taiwan untuk melakukan transit. Prosedur keselamatan dan kenyamanan saat transit, juga telah disesuaikan dengan Kebijakan 1 Tiongkok. 

Pada tanggal 1 Juli 2019, Istana Kepresidenan menggelar konferensi pers. Wakil Menteri Luar Negeri, Tsao Li-jey (曹立傑) mengumumkan Presiden Tsai Ing-wen akan memulai kunjungan kenegaraan pada tanggal 11 Juli hingga 12 Juli mendatang. Kunjungan bertajuk “Perjalanan Demokrasi Berkelanjutan”, akan mengunjungi kawasan di Laut Karibia; meliputi Haiti, Saint Vincent, Saint Lucia, Saint Kitts dan Nevis. Setelah itu, Presiden Tsai Ing-wen akan transit di Amerika Serikat selama 4 hari, sebelum pulang ke Taiwan.

Selama transit di Amerika Serikat, Presiden Tsai Ing-wen dijadwalkan akan berkunjung ke New York dan Denver. 

Pada sebuah konferensi pers, Juru Bicara Kemenlu Daratan Tiongkok, mengemukakan pihak Amerika Serikat sudah seharusnya patuh terhadap Kebijakan 1 Tiongkok dan Three Joint Communiqués, dan tidak sepatutnya mengizinkan Presiden Tsai Ing-wen transit. Selain itu, Negeri Paman Sam diminta untuk lebih hati-hati dalam menangani setiap masalah terkait Taiwan. Semua ini sudah sewajarnya diterapkan, guna menjamin stabilitas hubungan Amerika Serikat dengan Daratan Tiongkok dan menjaga perdamaian di Selat Taiwan.

Terkait dengan pernyataan tersebut, Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) mengemukakan Negeri Tirai Bambu melalui Kebijakan 1 Tiongkok, enggan mengakui keberadaan Republik Tiongkok. Selain itu, Daratan Tiongkok juga memperkecil ruang gerak Taiwan di komunitas global. MAC menambahkan otoritas Taipei tidak akan pernah menyerah, meski didera berbagai tekanan. Taiwan akan terus berupaya menggalang kerja sama dengan negara-negara sahabat. 

Komentar

Terbarumore