History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dukung aksi pro-demokrasi di Hong Kong, PM Su Tseng-chang menyerukan rakyat Taiwan melindungi demokrasi dan kebebasan

  • 13 June, 2019
  • 陳志勇
Dukung aksi pro-demokrasi di Hong Kong, PM Su Tseng-chang menyerukan rakyat Taiwan melindungi demokrasi dan kebebasan
PM Su Tsengchang (Foto: CNA/陳林幸虹)

(Taiwan, ROC)- Perdana Menteri Su Tseng-chang mengungkapkan rasa bersedih atas terjadinya penindasan aparat kepolisian terhadap massa aksi demo anti RUU Ekstradisi di Hong Kong, juga menyerukan masyarakat Taiwan melindungi demokrasi dan kebebasan yang diraih dengan susah payah.

Saat memimpin rapat Yuan Eksekutif, Kamis, 13 Juni, Su mengemukakan, RRT menjanjikan ditaatinya “satu negara, dua sistem” ketika mengambil kembali kekuasaan atas Hong Kong dari tangan Inggris pada tahun 1997, namun kini, tidak sampai durasi 50 tahun yang dijanjikan, telah terjadi peristiwa penindasan terhadap massa aksi demo pro-demokrasi.

Membandingkan insiden kali ini dengan peristiwa yang terjadi 4 Juni, 1989, juru bicara Yuan Eksekutif Kolas Yotaka mengutip Perdana Menteri Su yang mengatakan, “Bagaikan apa yang terjadi di Lapangan Tiananmen 30 tahun lalu, di mana pemerintah Beijing menggunakan tank untuk membantai warga dan mahasiswa pro-demokrasi. Negara otoriter sama sekali tidak mengenal konsep hak asasi manusia, yang diutamakan hanya otoriterisme. Kebebasan dan demokrasi yang dinikmati di Taiwan saat ini adalah hasil jerih payah dari pengorbanan beberapa generasi, maka kita harus melindunginya. Pada saat yang sama, kita juga memberi semangat pada Hong Kong dan berharap demokrasi dan kebebasan juga bisa dipertahankan di sana.”

Dalam berita bersangkutan, Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) hari kamis melalui postingan di Twitter juga memberi semangat dan mendukung aksi pro-demokrasi di Hong Kong.

Wakil Ketua Departemen Humas Kementrian Luar Negeri (MOFA) Joanne Ou (歐江安) mengatakan, “Menteri Wu menegaskan di Twitter, Hong Kong tidak sendirian, karena Taiwan akan berjuang bersama masyarakat Hong Kong. Bapak menteri juga percaya, tekad kuat rakyat pasti akan menghasilkan kemenangan. Perjuangan rakyat Hong Kong menuntut demokrasi, kebebasan dan hak asasi manusia harus diteruskan.”

Sementara itu, perihal permintaan pelajar Hong Kong di Taiwan pada Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) untuk memberi dukungan pada perjuangan pro-demokrasi di Hong Kong, Kantor Kepresidenan Kamis pagi menyatakan, Presiden Tsai sangat memerhatikan perkembangan situasi di Hong Kong dalam beberapa hari terakhir, juga telah beberapa kali secara terbuka mengoposisi RUU Ekstradisi yang sedang diratifikasi di Hong Kong dan menolak segala tindakan yang merusak kedaulatan negara.

Komentar

Terbarumore