(Taiwan, ROC) - Partai berkuasa Partai Progresif Demokratik (DPP) akhirnya memutuskan bahwa calon presiden DPP untuk Pemilu 2020 akan dipilih melalui pemilihan pendahuluan, dengan format membandingkan kepopuleran kandidatnya dengan dua capres utama lain melalui jajak pendapat publik tiga-arah.
Menurut persetujuan yang dicapai dalam rapat Komite Eksekutif Pusat (CEC) Rabu, 29 Mei, kepopuleran kedua kandidat capres DPP masing-masing akan dibandingkan dengan Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) dan Walikota Kaohsiung Han Kuo-yu (韓國瑜) dari partai oposisi Kuomintang (KMT), dua tokoh di posisi tertinggi dalam berbagai jajak pendapat.
Negosiasi atas format pemilihan pendahuluan DPP telah gagal membuahkan hasil sepanjang beberapa minggu, karena dua kandidat capres DPP yakni Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan mantan Perdana Menteri William Lai Ching-te (賴清德), tidak mampu bersepakat atas bagaimana jajak pendapat itu dilaksanakan.
Dalam rapat yang sama, CEC DPP juga memutuskan bahwa jajak pendapat akan diselenggarakan pada 10-14 Juni melalui telepon, di mana sampelnya akan dipilih secara seimbang dari telepon darat dan seluler.
Suatu forum yang akan disiarkan melalui televisi juga akan diadakan bagi kedua kandidat untuk mengintroduksi program masing-masing, tapi tanggalnya belum ditetapkan; dan hasil pemilihan pendahuluan yakni siapakah yang akan mewakili DPP dalam pemilu tahun depan, akan resmi diumumkan pertengahan Juni.
Mengomentari keputusan CEC, Ruan Jhao-syong (阮昭雄), juru bicara tim kampanye Tsai, mengemukakan bahwa Presiden Tsai menghormati keputusan CEC dan berharap cara yang dipilih bisa secara realistis mencerminkan lingkungan politik dan opini publik saat ini, dan menghasilkan terpilihnya kandidat DPP paling kuat.
Di lain pihak, Lin Chun-hsien (林俊憲), manager kampanye Lai, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut tidak bisa diterima, karena dengan itu DPP telah merombak aturan di tengah permainan, dan ini akan menjadi preseden buruk.
Sebelumnya, DPP memutuskan bahwa jajak pendapat publik untuk pemilihan pendahuluannya akan diselenggarakan pada bulan Maret, hanya melalui telepon darat.