History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

40 Tahun Hubungan Diplomatik Taiwan - Tuvalu, Presiden: Bantu Budidayakan Tenaga Sektor Teknologi

  • 03 May, 2019
  • 曾秀情
40 Tahun Hubungan Diplomatik Taiwan - Tuvalu, Presiden: Bantu Budidayakan Tenaga Sektor Teknologi
40 Tahun Hubungan Diplomatik Taiwan - Tuvalu, Presiden: Bantu Budidayakan Tenaga Sektor Teknologi

(Taiwan, ROC) --- Pada hari Jumat tanggal 3 Mei 2019, Presiden Tsai Ing-wen menerima kunjungan Perdana Menteri Tuvalu, Enele Sosene Sopoaga di Istana Kepresidenan.Ini merupakan kunjungan Enele Sosene Sopoaga ke 16 kalinya ke Taiwan. Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai mengemukakan semenjak Enele Sosene Sopoaga menjabat posisi Perdana Menteri, ia berkomitmen untuk mengembangkan pembangunan nasional dan aktif dalam pergerakan menghadapi isu perubahan iklim. Di saat yang sama, Taiwan juga terus berupaya mengimplementasikan tujuan pembangunan berkelanjutan dari PBB dan bersedia berbagi pengalaman dengan komunitas global.

Kepala negara menekankan Taiwan bersedia memberikan kontribusinya kepada dunia internasional. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintahan Enele Sosene Sopoaga, dalam memperjuangkan Taiwan di panggung internasional. Ini tidak hanya memperlihatkan eratnya hubungan antar kedua negara, namun juga telah memberikan dorongan kepada Taiwan untuk terus bergerak maju.

Presiden Tsai menambahkan tahun 2019 merupakan peringatan 40 tahun terbentuknya hubungan diplomatik antar kedua negara. Kerja sama yang terjalin kian erat dan berbagai program perencanaan juga terus dikembangkan. Ke depannya, pertukaran antar Taiwan dengan Tuvalu akan diperluas di berbagai aspek, guna untuk membantu Tuvalu membudidayakan generasi baru di sektor teknologi.

Presiden mengatakan, “Mulai tahun ini, kami akan memperluas sektor kerja sama kami. Kami akan mempromosikan proyek  pembangunan ‘Pusat Digital Taiwan’ di Tuvalu dan negara-negara sahabat lainnya. Selain memperluas pertukaran antar kedua negara, kami juga akan mengembangkan tenaga profesional di sektor teknologi Tuvalu. Perencanaan ini merupakan contoh diplomatik praktis. Kerja sama yang saling menguntungkan, juga merupakan bukti yang nyata.”

Dalam kata sambutannya, Perdana Menteri Tuvalu juga menegaskan kembali akan kepemimpinan Tsai Ing-wen yang luar biasa. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas bantuan yang telah diberikan Taiwan. Enele Sosene Sopoaga mengemukakan hubungan diplomatik dengan Taiwan memainkan peran penting bagi Tuvalu. Ia juga berharap kerja sama ini dapat terus dipererat di kemudian hari. Di samping itu, Enele Sosene Sopoaga juga meminta kepada seluruh negara di Kepulauan Pasifik untuk memberitahukan kepada komunitas global, akan kontribusi besar yang diberikan dari menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan. Kerja sama dengan Taiwan dapat memberikan dampak yang besar bagi kemajuan seluruh umat manusia.

Enele Sosene Sopoaga menambahkan masalah terbesar Tuvalu saat ini adalah media sosial. Warga Tuvalu dikenal sangat menggemari menggunakan Facebook. Tuvalu berharap dapat menggunakan ilmu Taiwan di bidang ini, untuk mengembangkan sektor teknologi mereka. Presiden Tsai Ing-wen melanjutkan masyarakat Taiwan juga gemar menggunakan media sosial seperti Facebook. Tren yang tengah berkembang ini, tentu menjadi tantangan bagi pemerintah di seluruh dunia, untuk menghadirkan jaringan perlindungan yang ampuhi.

Komentar

Terbarumore