(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen pada Jumat (12/4) mengemukakan Taiwan bersama dengan Amerika Serikat bersedia mempererat kerja sama ekonomi di kawasan Indo Pasifik. Keduanya akan bersama-sama mempromosikan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Presiden Tsai Ing-wen diketahui menemui Wakil Asisten Departemen Amerika Serikat, David Meale di Istana Kepresidenan pada Jumat pagi (12/4). Beliau secara khusus juga menyiarkan langsung melalui jejaring media sosialnya. Dalam kata sambutannya, Kepala Negara menyampaikan hubungan ekonomi antar Taiwan dengan AS semakin membaik. Bagi Amerika Serikat, Taiwan merupakan mitra dagang terbesar ke-11. Selain berbagai program kerja sama yang terus dikembangkan Taiwan, pihak Amerika Serikat juga tengah gencar menanamkan investasinya di Taiwan. Misal dengan peningkatan modal investasi dan pelatihan tenaga kerja yang dilakukan oleh Google dan Facebook. Ini semua merupakan contoh yang nyata, akan kokohnya hubungan kerja sama yang terjalin antar keduanya.
Presiden melanjutkan Perjanjian Perdagangan Bilateral (BTA) selalu menjadi prioritas Taiwan. Perjanjian ini menjadi dasar yang kuat, untuk menggalang hubungan ekonomi perdagangan yang lebih solid dan erat. Kepala Negara yakin bahwa David Meale paham atas dampak positif yang dibawa oleh perjanjian BTA ini.
Presiden Tsai mengemukakan Taiwan bersedia bersama dengan Amerika Serikat untuk memperdalam kerja sama ekonomi di kawasan Indo Pasifik. Kebijakan Baru ke Arah Selatan Taiwan memiliki visi dan misi yang sama dengan kebijakan “Free and Open Indo‐Pacific Strategy”, yang dimiliki pemerintah Presiden Donald Trump. Amerika Serikat juga diketahui telah menyetujui kebijakan “Better Utilization of Investments Leading to Development Act of 2018, BUILD Act”, yang mana akan membantu pengembangan infrastruktur di negara kawasan Indo Pasifik.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Taiwan bersedia mencari peluang kerja sama bilateral, bersama AS mempromosikan kesejahteraan dan pembangunan kawasan regional. Selama 40 tahun terakhir, Taiwan dan AS telah menyetujui dasar kerja sama yang kuat. Kami berharap kedua pihak dapat meneruskan dan meningkatkan hubungan mitra kerja sama, serta menciptakan lebih banyak peluang pertukaran”.
Dalam kata sambutannya, David Meale mengemukakan salah satu tujuan dari kunjungan kali ini adalah untuk memperingati 40 tahun genapnya usia UU Hubungan Taiwan. Perusahaan asal kedua negara diketahui telah menjalin hubungan kerja sama sedari dulu. Perkembangan kawasan Indo Pasifik, menjadi perhatian khusus dari Presiden AS di kala itu. Dengan harapan perjanjian ekonomi yang terjalin dapat mengutamakan prinsip kebebasan, keadilan dan saling menguntungkan. Dengan demikian dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan AS dan perkembangan ekonomi regional.
Melalui ajang peringatan 40 tahun berdirinya UU Hubungan Taiwan ini, David Meale setuju dengan pernyataan Presiden Tsai Ing-wen, yang mengedepankan hubungan kerja sama ekonomi antar kedua pihak.