(Taiwan-ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen, hari Selasa (9/4) pagi mengelar jumpa press di Istana Presiden untuk memberikan penjelasan pandangan terhadap pemilihan calon presiden dari partainya yaitu Partai Progresif Demokrat (DPP), meskipun selama ini ada orang yang mencapnya, menyerangnya tetapi ia untuk menghindar terjadi gesekan dan juga untuk memberikan banyak ruang yang lebih besar bagi tim nya untuk berkoordinasi, jadi hingga batas tertentu ia akan tetap diam meskipun ini dianggp sebagai pertempuran sengit. Presiden Tsai menekankan, meskipun ia telah mengalami beberapa kali pemilu tetapi belum pernah ada catatan pertempuran sengit dan memang ini bukanlah gayanya.
Terhadap pemilu kali ini, Kepala Negara mengemukakan pemikirannya adalah sekarang ini ia menjabat sebagai presiden, DPP adalah partai berkuasa, bagaimana menyelesaikan nominasi kandidat calon presiden, ini pasti mempengaruhi pelaksanaan pemerintahan negara dan partai politik, untuk itu ia sangat jelas dengan posisinya, yaitu demi tujuan yang ada maka harus bersatu, agar meraih kemenangan yang terbesar maka akan menekan sekecil mungkin bentrokan yang terjadi. Tsai Ing-wen menekankan, pemilu kali ini bukanlah masalah misi pribadi saja melainkan mempengaruhi masa depan DPP dan negara, seluruh anggota partai politik harus tegas, beliau menghimbau untuk mengakhiri segala sesuatu yang tidak sesuai atau tidak seharusnya dilakukan, ia sendiri juga akan mengendalikan stafnya.
Presiden Tsai Ing-wen juga membeberkan, mereka yang pernah mengikuti pemilihan awal pasti mengetahui hasilnya, kandidat bisa bertarung secara sportif, masalahnya adalah kontradiksi dan pertentangan antara para pendukung. Presiden mengemukakan kalau ia bersedia bekerja sama dengan siapa saja dan dengan bekerja sama barulah DPP bisa memenangkan pemilu.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dalam pertemuan tatap muka kemarin, selain mantan perdana menteri William Lai juga ada 3 orang yang tergabung dalam tim negosiasi, saya memberitahukan beberapa orang anggota ini, menyampaikan untuk pertarungan ini kita harus menanyakan pada diri kita sendiri, siapa yang ingin mengalah? atau ingin bekerja sama? apabila bekerja sama yang kita pilih, maka kita seharusnya mengerahkan sekuat tenaga kita untuk diarahkan pada kerja sama.”
Presiden juga berharap DPP pusat tidak saja melakukan pemilihan dan juri tetapi harus berdiri di puncak kekuasaan dan berfungsi sebagai pemimpin, kemenangan dalam pemilu merupakan satu-satunya pertimbangan yang dipikirkan, memberikan ruang dan elastisitas yang sebesar-besarnya untuk ini, agar dapat membahas semua program yang ada, berkumpul bersama dan bersatu untuk meraih kesepakatan. Pada akhirnya Presiden Tsai juga menyerukan pada seluruh anggota DPP, menghimbau agar mereka yakin dengan kepemimpinan selama 3 tahun ini, bagaimana menyelesaikan pertempuran yang membawa DPP berhasil meraih tonggak kepemimpinan.