History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM: Kedaulatan Harus Dilindungi di Tengah Tuntutan Ekonomi yang Keras

  • 02 April, 2019
  • 尤繼富
PM: Kedaulatan Harus Dilindungi di Tengah Tuntutan Ekonomi yang Keras
PM: Kedaulatan Harus Dilindungi di Tengah Tuntutan Ekonomi yang Keras

(Taiwan, ROC) --- Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC), Chen Ming-tong (陳明通) saat diwawancarai pada tanggal 1 April 2019 kemarin dan ditanya perihal mengenai RUU Hubungan Lintas Selat, dirinya merespon dengan menggunakan bait spiritual Agama Buddha. Beberapa pihak luar mengaitkan pernyataan Chen Ming-tong tersebut, dengan tindakan yang dilakukan Walikota Kaohsiung, Han Kuo-yu (韓國瑜). Han Kuo-yu diketahui baru saja melakukan perjalanan ke Daratan Tiongkok dan berhasil membawa peluang dagang bagi sektor pertanian Kota Kaohsiung. Tentu saja rentetan peristiwa ini, membuat opini publik kian memanas.

Meski MAC sudah mengeluarkan klarifikasi, namun kritikan keras terus dilancarkan oleh partai oposisi, yakni Partai Kuomintang (KMT). Anggota legislator Partai KMT meminta agar Chen Ming-tong turun dari jabatan. Terkait tekanan tersebut, Chen Ming-tong mengadakan jumpa pers pada Selasa (2/4). Melalui jumpa pers tersebut, ia pun membungkukkan badan 2 kali, sebagai simbol permintaan maaf.

Chen Ming-tong mengatakan, “Pernyataan yang saya sampaikan tentu telah tidak pantas dan membuat sebagian orang merasa tidak nyaman. Saya disini hendak menyampaikan permintaan maaf yang setulus-tulusnya. Saya tidak ada maksud ingin mengritik siapapun, terutama pihak yang telah memperjuangkan ekonomi Taiwan. Memperbaiki ekonomi merupakan kewajiban dari pemerintah. Yang ingin saya sampaikan sebenarnya adalah bagaimana mempertahankan kedaulatan, di tengah tuntutan ekonomi yang keras.”

Chen Ming-tong menambahkan belakangan ini Daratan Tiongkok kembali memperlihatkan tindakan provokasi, yaitu dengan menerbangkan 2 pesawat militer mereka, melewati Selat Taiwan. Di tengah tekanan ini, Chen Ming-tong menekankan akan bagaimana cara melindungi kedaulatan, di tengah perjanjian dagang yang terjalin antar Taiwan dengan Daratan Tiongkok. Chen Ming-tong mengatakan dirinya sangat memuji niat Walikota Kaohsiung, yang telah bersusah payah memperjuangkan ekonomi Kota Kaohsiung. 

Terkait akan opini saling menyerang antar Chen Ming-tong dengan Han Kuo-yu, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menyatakan kekecewaannya. PM Su Tseng-chang dengan jelas memuji keberhasilan Han Kuo-yu yang telah berhasil menandatangani perjanjian dagang dengan Daratan Tiongkok. Namun demikian, PM mengingatkan Walikota Kaohsiung tersebut, jangan sampai tertipu muslihat Negeri Tirai Bambu.

Su Tseng-chang mengatakan, “Menilik dari perjanjian dagang yang pernah dibuat di era Presiden Ma Ying-jeou, dapat terlihat bahwa Daratan Tiongkok tidak mampu memenuhi jumlah pembelian yang telah disepakati. Awalnya disetujui untuk membeli 2000 ton produk ikan laut, namun faktanya hanya terjual 19 ton. Dahulu Han Kuo-yu saat menjabat Ketua Taipei Agricultural Products Marketing Corporation(TAPMC), dirinya juga pernah mengumbar akan menjual 20.000 kotak teh, namun ternyata yang berhasil dijual, hanya berkisar 1000 kotak. Dihimbau kepada Walikota Kaohsiung untuk lebih memperhatikan situasi yang ada saat ini. Yang saya tekankan disini adalah, terlepas dari usaha apapun, yang terpenting adalah harus menjaga kedaulatan Taiwan.” 

Perdana Menteri dikabarkan tengah berkunjung ke Bandara Internasional Taoyuan, guna memeriksa kemajuan dari penanggulangan epidemi Asfivirus. Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah dikerahkan oleh staf di lapangan. Ia mengatakan pemerintah akan bersikeras untuk mencegah virus ini masuk dan merusak industri peternakan babi di Taiwan. PM menambahkan pemerintah akan berupaya untuk melindungi warganya, dan dirinya berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama. 

Komentar

Terbarumore