(Taiwan, ROC) - “Satu negara, dua sistem” versi Taiwan yang diajukan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping (習近平) bertujuan membasmi Republik Tiongkok, demikian ditegaskan kembali oleh Menteri Pertahanan Nasional Yen Teh-fa (嚴德發) pada hari Kamis, 28 Maret, mengomentari pernyataan yang diungkapkannya sendiri dalam Perayaan Hari Pemuda ROC beberapa hari lalu.
Menteri Yen mengatakan, “’Satu negara, dua sistem’ versi Taiwan yang diajukan Daratan Tiongkok beberapa saat lalu, bermaksud merendahkan posisi Republik Tiongkok menjadi pemerintah daerah, merupakan suatu ejekan politik terhadap Taiwan. Untuk melindungi Undang Undang Dasar ROC, kami menolak ‘satu negara, dua sistem’.”
Terhadap dukungan dari sahabat-sahabat Taiwan di Amerika, termasuk Laksamana Philip Davidson dari Komando Indo-Pasifik Angkatan Laut dan Menteri Luar Negeri Michael Pompeo, Yen Teh-fa mengungkapkan apresiasi sambil menegaskan tiga pertimbangan utama dalam interaksi kemiliteran antara Taiwan dan Amerika Serikat.
Menurut Yen, tiga prinsip yang ditaati adalah harus sesuai dengan keuntungan strategis Taiwan, membantu meningkatkan daya pertahanan nasional dan mempromosikan kerja sama Taiwan-Amerika Serikat dalam melindungi keamanan dan kestabilan regional.