(Taiwan, ROC) --- Wakil Menteri Luar Negeri, Hsu Szu-chien (徐斯儉) di Istana Kepresidenan mengumumkan bahwa Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) akan memimpin delegasi untuk berkunjung ke negara-negara sahabat yang terletak di Samudera Pasifik; meliputi Palau, Nauru dan Kepulauan Marshall. Beliau diperkirakan akan berangkat pada Kamis sore (21/3) dan melakukan pendaratan pertama di Palau. Pada tanggal 24 Maret 2019, Kepala Negara dijadwalkan akan tiba Nauru. Untuk kawasan Kepulauan Marshall, Presiden Tsai akan tiba pada Selasa mendatang (26/3). Kepala Negara diketahui akan kembali ke Taiwan pada Kamis (28/3), dengan total perjalanan selama 8 hari 7 malam.
Presiden Tsai akan bertemu dengan ketiga pemimpin negara tersebut, masing-masing Presiden Tommy E. Remengesau dari Palau, Presiden Nauru yaitu Baron Waqa dan Presiden Kepulauan Marshall yakni Hilda C. Heine. Kepala Negara akan berdiskusi dengan para pemimpin tersebut, terkait dengan kerja sama bilateral di ruang lingkup internasional. Presiden Tsai Ing-wen juga akan menyampaikan pidato di hadapan Kongres Nauru, serta mengunjungi program kerja sama antar Taiwan dengan Nauru di sektor medis dan peternakan. Melalui kunjungan ini, Presiden Tsai ingin mempromosikan semangat diplomasi Taiwan, yang mengedepankan bantuan bagi negara sahabat, guna untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Selama menjabat presiden, kunjungan ke Nauru merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Tsai Ing-wen. Sedangkan untuk Kepulauan Marshall, Presiden Tsai sudah pernah bertandang kesana sebelumnya. Hsu Szu-chien mengemukakan Hilda C. Heine merupakan presiden perempuan pertama di negara Kepulauan Pasifik dan dirinya sangat aktif dalam mempromosikan hak-hak kaum perempuan. Kepulauan Marshall akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan “Aliansi Pemimpin Perempuan Kepulauan Pasifik”, yang secara perdana akan dilaksanakan pada Selasa mendatang (26/3). Presiden Tsai Ing-wen akan menjadi tamu kehormatan dan dijadwalkan akan menyampaikan pidato di depan para pejabat.
Hsu Szu-chien mengatakan, “Kepulauan Marshall akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan “Aliansi Pemimpin Perempuan Kepulauan Pasifik” pada 26 Maret 2019 mendatang dan mengundang Presiden Tsai Ing-wen sebagai tamu kehormatan. Kepala Negara diketahui juga akan menyampaikan pidato di hadapan para petinggi. Guna untuk menyatakan dukungannya terhadap Presiden Heine dan mempromosikan akan pentingnya isu-isu perempuan, Presiden Tsai dijadwalkan akan mengikuti diskusi penting terkait.”
Ini merupakan kunjungan kedua kalinya dari Presiden Tsai Ing-wen ke negara-negara Kepulauan Pasifik. Dari 6 negara Kepulauan Pasifik yang menjalin hubungan diplomasi dengan Taiwan, hanya Kiribati yang masih belum dikunjungi oleh Presiden Tsai. Hsu Szu-chien melanjutkan Kemenlu awalnya merencanakan kunjungan kenegaraan oleh Kepala Negara berakhir pada Minggu 31 Maret 2019. Namun dikarenakan pertimbangan akan berlangsungnya upacara kenegaraan yang harus dihadiri oleh Presiden Tsai pada 29 Maret 2019, dan Presiden Kiribati (Taneti Maamau) dijadwalkan juga harus membuka upacara kelulusan di Fiji, mengakibatkan pertemuan antar keduanya harus kembali ditunda.