History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kunjungan Walikota Kaohsiung ke Daratan Tiongkok, PM: Tetap Waspada

  • 12 March, 2019
  • 尤繼富
Kunjungan Walikota Kaohsiung ke Daratan Tiongkok, PM: Tetap Waspada
Kunjungan Walikota Kaohsiung ke Daratan Tiongkok, PM: Tetap Waspada

(Taiwan, ROC) --- Guna untuk meningkatkan jumlah ekspor dan perekonomian Kota Kaohsiung, Walikota Han Kuo-yu (韓國瑜) beberapa hari lalu diketahui telah berkunjung ke Singapura dan Malaysia. Selain itu, dirinya juga dikabarkan akan segera mendatangi kota-kota di Daratan Tiongkok, dengan harapan dapat meningkatkan daya ekspor Kota Kaohsiung. Menanggapi hal ini, anggota legislator Partai Progresif Demokratik (DPP), Liu Shyh-fang (劉世芳) dalam sidang interpelasi di Yuan Legislatif mempertanyakan akan langkah dari Walikota yang dinilai terburu-buru. Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menegaskan kerja sama yang saling menguntungkan merupakan tujuan dari setiap pemerintah, tetapi diharapkan Walikota Han Kuo-yu tetap waspada dan jangan sampai tertipu.

Su Tseng-chang mengatakan, “Jangan sampai keuntungan yang ingin Anda dapatkan tertipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Modal yang telah Anda keluarkan jangan sampai merugikan Anda. Dahulu masyarakat Taiwan mudah terikuti oleh tawaran yang dinilai sangat menggiurkan. Pengalaman dari masyarakat Taiwan terdahulu dapat dijadikan bahan acuan.” 

Perdana Menteri mengingatkan bahwa Daratan Tiongkok saat ini sering mengusulkan untuk membeli produk tertentu dari pengusaha untuk kawasan tertentu. Mereka menginginkan proses perdagangan yang sesuai dengan aturan main mereka. Negeri Tirai Bambu dapat memperdayakan dengan tawaran yang seakan-akan dapat menguntungkan kedua pihak. Namun secara keseluruhan, ini merupakan tipu daya Daratan Tiongkok yang ingin mengambil atau memegang kendali kuasa. 

Terkait akan gagasan Walikota Kaohsiung yang ingin memulai kembali “Zona Demonstrasi Ekonomi Bebas”, Perdana Menteri menegaskan 4 alasan mustahil dilaksanakannya hal tersebut. PM menambahkan di saat Partai Kuomiontang (KMT) berkuasa, Partai DPP telah mengajukan untuk menghidupkan kembali zona ini. Namun permintaan tersebut selalu tidak disetujui oleh Partai KMT. Ditambah lagi. Saat ini perang perdagangan antar Daratan Tiongkok dengan Amerika Serikat masih berlangsung. Ditakutkan jika zona ini kembali diaktifkan, maka dapat dimanfaatkan oleh Negeri Tirai Bambu tersebut, yang dapat mendatangkan dampak negatif terhadap Taiwan.

Su Tseng-chang mengatakan, “Kita dapat melihat bahwa konflik perdagangan antar Daratan Tiongkok dan Amerika Serikat masih berlangsung. Dan Negeri Tirai Bambu dapat menggunakan celah ini untuk mengaduk Taiwan, yang akhirnya hanya merugikan Taiwan. Atau jangan-jangan, Taiwan juga dapat dianggap sebagai bagian atau kaki tangan dari Daratan Tiongkok.” 

Perdana Menteri menambahkan jika kini organisasi internasional semakin memperketat pengawasan terkait pemeriksaan pajak dan kerja sama yang merata. Zona Ekonomi Bebas dinilai tidak sejalan dengan mekanisme dunia internasional. Ia melanjutkan saat ini yang seharusnya dilakukan Taiwan adalah memperbaiki prosedur persaingan dan memperkuat seluruh aspek. 

Selain itu, terkait dengan adanya berita akan diberikannya sepasang Panda oleh Daratan Tiongkok kepada Kota Kaohsiung, yang telah memicu perdebatan panas di tengah masyarakat. Perdana Menteri mengatakan untuk saat ini ia masih belum mau berkomentar apapun. Namun, jika menilik dari pengalaman sebelumnya, praktik pelaksanaannya dinilai tidak realistis.

Komentar

Terbarumore