(Taiwan-ROC) -- Festival Lentera Taiwan yang tahun ini diselenggarakan di Teluk Dapheng, Dongkang-Pingtung, semasa liburan long week end 28 Februari ini untuk perdana dalam 1 hari tembus 1,67 juta orang pengunjung, jumlah pengunjung Festival Lentera Taiwan 2019 telah menembus angka 8 juta pengunjung.
Festival Lentera Taiwan yang sudah berlangsung selama 30 tahun ini, untuk perdana diselenggarakan di Pingtung, mengambil lokasi di Teluk Dapheng sehingga merupakan sebuah ujian berat bagi pengaturan lalu lintas selama festival berlangsung, Biro Pariwisata yang sebenarnya memperkirakan jumlah pengunjung tahun ini tidak akan dapat melampaui jumlah pengunjung pada saat penyelenggaraan di kota Taichung dan Taoyuan, tetapi tidak disangka daya tarik festival lentera yang disebarluaskan oleh netter sehingga berbondong-bondong pengunjung memadati arena, bahkan mendapat pujian kalau tahun ini merupakan “Festival Lentera Taiwan Paling Indah” begitu pula dengan media dan pengunjung asing yang semua juga memberikan pujian.
Festival Lentera yang tahun ini berlangsung sejak tanggal 15 Februari dan resmi dibuka pada tanggal 19 Feb dan akan berakhir pada tanggal 3 Maret, pada tanggal 24 Feb kemarin merupakan hari libur pertama selama penyelenggaraan, jumlah pengunjung yang datang telah menembus 1 juta, sedangkan tgl 28 Feb yang merupakan libur long week end, pada pukul 11 malam kemarin (28/2) pemerintah daerah telah mengumumkan jumlah pengunjung hari itu mencapai 1,67 juta orang, sehingga target yang diperkirakan oleh Biro Pariwisata Taiwan yaitu 8 juta pengunjung sudah berhasil tercapai, bahkan sudah mencapai 8,36 juta orang, dan tentu ini masih akan terus bertambah.
Pemerintah daerah setempat mengemukakan, jumlah pengunjung membludak, untuk itu segera menyediakan tambahan 900 bus angkutan, tetapi hingga pukul 5 sore 20 ribu bus angkutan sudah padat dengan penumpang, karena stasiun kereta api dipenuhi dengan lautan manusia, jalan di sekitar lokasi macet sehingga bus angkutan umumpun terjerat dalam kemacetan, membuat pengunjung harus menunggu lama.
Kemacetan lebih parah setelah pertunjukkan drone berakhir, malam tanggal 28 Februari menjadi malam yang macet, pengunjung yang bubar setelah menyaksikan pertunjukkan drone harus menunggu sekitar 2 jam baru bisa mendapatkan taksi untuk ditumpangi.
Bupati Pingtung, Pan Men-an (潘孟安) menyampaikan, baru kali ini Pingtung menyelenggarakan kegiatan besar seperti ini, ditambah lagi tidak ada fasilitas system angkutan umum yang memadai, sehingga pengunjung hanya dapat mengandalkan bus angkutan yang disediakan penyelenggara, dari pukul 10 pagi hingga pengunjung terakhir meninggalkan arena, untuk itu para petugas dan supir bus tidak memiliki waktu istirahat sama sekali, sementara liburan berlangsung selama 3 hari, Pan Men-an menyampaikan akan berupaya untuk terus instrospeksi dan melakukan perbaikan agar liburan ini dapat berakhir dengan indah.
Pan Men-an pada pukul 11.46 malam (28/2) juga menyampaikan permintaan maafnya melalui line atas ketidaknyamanan dari seluruh penumpang, dan mengakui masih banyak hal yang harus diperbaiki.