(Taiwan, ROC) --- Mantan Walikota New Taipei City Eric Chu (朱立倫) yang telah menyatakan kesediaannya untuk mencalonkan diri sebagai Presiden pada pemilu 2020 mendatang, kembali mengkritik pemerintahan Tsai Ing-wen. Melalui sebuah wawancara pada Senin (25/2), Eric Chu mengemukakan bahwa pemerintahan Tsai Ing-wen kerap kali mengambil langkah konfrontasi dalam menangani isu-isu pelik; misal dengan isu lintas selat, isu politik dan isu antar kelas. Juru Bicara Istana Kepresidenan Xavier Chang (張惇涵) menanggapi pernyataan dari Eric Chu dengan menjawab bahwa mempromosikan reformasi dan mempertahankan kedaulatan negara bukanlah langkah konfrontasi, melainkan menjadikan Taiwan semakin maju. Ia melanjutkan semenjak Tsai Ing-wen menjabat sebagai Presiden Taiwan, beberapa pencapaian berhasil dilakukan. Misal dengan reformasi dana pensiun yang notabene menyelamatkan negara dari kebangkrutan, berhasil dilakukan di era Presiden Tsai Ing-wen. Selain itu, pengembangan di sektor ekonomi dan produksi, berhasil mengembalikan Taiwan dari ancaman keterpurukan. Terkait dengan isu lintas selat, selama Beliau menjabat sebagai Presiden, berbagai pengakuan dari Dunia Internasional telah diberikan atas Taiwan. Dukungan dari komunitas global, menjadi bukti nyata akan kontribusi yang telah diberikan pemerintah hingga hari ini.
Terkait kritik dari Eric Chu yang mengatakan bahwa konfrontasi Presiden Tsai Ing-wen dapat memercik terjadinya perang, Xavier Chang mengemukakan Taiwan semenjak awal tidak pernah mengancam situasi perdamaian yang ada. Taiwan dan Daratan Tiongkok merupakan kontributor penting bagi stabilitas keamanan di kawasan regional dan internasional. Terkait dengan siapa yang sering melancarkan serangan terhadap keamanan dan demokrasi dunia, masyarakat dinilai telah cerdas dan paham. Xavier Chang melanjutkan ia sangat terkejut dan prihatin dengan pernyataan Eric Chu,yang dinilai berseberangan dengan niat baik dari komunitas internasional dan masyarakat Taiwan.
Dalam wawancara tersebut, Eric Chu kembali juga mengatakan jika dirinya terpilih sebagai Presiden, ia bersedia untuk mengaktifkan kembali reaktor nuklir 4. Keputusan ini tentu didasarkan atas perhitungan dari ketidakmampuan negara akan pemenuhan kebutuhan energi. Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) saat menghadiri rapat interelasi di Yuan Legislatif pada Senin (25/2) mengemukakan bahwa Eric Chu sedari awal telah ingin duduk di kursi nomor satu, tidak heran dia mengelurakan komentar sedemikian pedas. Su Tseng-chang kembali bertanya mengapa pemerintah terdahulu tidak menyelesaikan isu reaktor nuklir, mengingat Eric Chu pernah menjabat sebagai Walikota New Taipei selama 8 tahun. PM juga mengkritik peran Partai KMT yang dinilai telah menghambur-hamburkan potensi negara.
Di lain pihak Xavier Chang mengemukakan pemerintah telah berupaya untuk mempromosikan jaringan refomasi sumber energi; meliputi akselerasi pengembangan energi terbarukan, penerapan teknologi hemat energi dan lain-lain. Selain itu, berbagai kerja sama dan pertukaran dengan dunia internasional masih terus digalakkan. Niat pemerintah untuk menyukseskan program transformasi energi tetap bulat dan tidak berubah. Terkait untuk menghidupkan kembali reaktor nuklir 4, Kementerian Ekonomi dan unit terkait telah menyelesaikan penjelasan yang relevan.