(Taiwan, ROC) --- Saat diwawancarai di salah satu program televisi, Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) sekali lagi mengkritisi Komite Pusat Partai Progresif Demokratik (DPP) dan tren politik baru yang tengah berkembang saat ini. Ia menyebutkan bahwa faksi Partai DPP yang bercabang dan cabang baru ini dapat merusak tatanan negara. Ia kembali menambahkan bahwa partai berkuasa penuh dengan intrik dan permainan politik.
Saat Walikota tersebut menerima wawancara dari Presenter Liu Bao-jie (劉寶傑) mengemukakan bahwa dirinya terang-terangan membenci tren politik yang ada saat ini. Ia juga menambahkan bahwa tren ini merupakan faksi yang luar biasa. Ko Wen-je melanjutkan kepentingan fraksi partai melebihi partainya sendiri dan kepentingan partai biasanya melebihi kepentingan negara. Polemik mantan Ketua Taipei Agricultural Products Marketing merupakan salah satu contoh yang nyata.
Ini merupakan kali kedua dalam hari yang sama, sang walikota mengkritisi tren politik baru tersebut. Ko Wen-je pada Senin pagi (18/2) kembali mengatakan bahwa ini semua dapat membawa dampak negatif bagi negara.
Ko Wen-je mengatakan perpecahan antar pihak independent dengan partai DPP bukanlah faktor utama dari kekalahan partai tersebut dalam pemilu 9 in 1 yang lalu. Ia melanjutkan pemimpin tertinggi Partai DPP tengah melakukan intrik politik yang ujung-ujungnya dapat merugikan diri sendiri.
Walikota Ko mengemukakan ucapannya terkait dengan “1 Keluarga Lintas Selat” adalah bagian dari persiapan Kota Taipei sebagai tuan rumah Universiade 2017. Ia menekankan dirinya sebelumnya tidak pernah mengucapkan perkataan terkait 1 Tiongkok ataupun Konsensus 92. Ia sangat menghargai keberadaan Daratan Tiongkok, apalagi mengingat Taiwan sangat mengutamakan hubungan perdagangan luar negerinya.
Selain itu, Ko Wen-je mengemukakan bahwa pernyataannya baru-baru terkait sistem rekrutmen pasukan militer, sebenarnya adalah pandangan Amerika Serikat.