(Taiwan-ROC) Perdana Menteri Su Tseng-chang tanggal 15 Februari menyampaikan, pemerintah giat berupaya menyampaikan niat baik pada pihak lain, berharap kedua belah pihak dapat berinteraksi dengan baik secara sederajat, saling menjunjung, dan tidak ingin generasi selanjutnya ditelan Daratan Tiongkok.
Su Tseng-chang pagi tadi ketika diinterpelasi saat memberikan laporan pelaksanaan di Kongres menyampaikan, Taiwan memberikan niat baik dalam hubungan antar Selat Taiwan, berharap kedua belah pihak berinteraksi dengan baik secara sederajat dan saling menjunjung, tetapi pemimpin Daratan Tiongkok dengan tidak ramah mengemukakan dengan jelas “Konsensius 92 adalah satu Tiongkok” dan masih mengungkit “satu negara dua sistem untuk Taiwan” untuk itu pemerintah menghimbau Daratan Tiongkok untuk menunjukkan niat baiknya pada Taiwan. Su Tseng-chang mengatakan, “Bukannya Taiwan yang tidak interaksi, Daratan Tiongkok yang ingin menelan Taiwan, meremehkan Taiwan, untuk itu perlindungan kedaulatan Taiwan selalu menjadi keinginan rakyat Taiwan, kami berharap Daratan Tiongkok bisa berpelaku baik.”
Su Tseng-chang juga menyampaikan, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan “4 harus 3 jalur jaringan pengamanan” yang mendapat kepercayaan penuh dari rakyat, untuk itu berharap tindak tanduk dan perkataan dari politikus Taiwan selalu mementingkan kedaulatan Taiwan. Chou Chen Hsiu-hsia lebih lanjut meminta Su Tseng-chang untuk memberikan dasar diskusi antar selat, Su merespon, Daratan Tiongkok mengerakkan dasar 1 negara 2 sistem, dan dengan situasi seperti ini melakukan negosiasi, “negosiasi bagaimanapun tidak berguna”, tetapi tanggung jawab pemerintah menjaga demokrasi tidak akan berubah
Su Tseng-chang mengatakan, “Program satu negara dua sistem Taiwan telah digerakkan, bahkan masih melaksanakan diskusi perdamaian dengan berbagai pihak, Saat itulah perang saudara Tiongkok datang, jenis front persatuan di Daratn Tiongkok datang. Untuk itu kami bertanggung jawab melindungi 23 juta rakyat Taiwan, kita semua dapat dengan aman di Taiwan seperti sekarang ini, giat berupaya dan tidak akan menerima kalau generasi berikut kita ditelan Daratan Tiongkok seperti masa lalu.”
Selain menegaskan posisinya, Su Tseng-chang juga menggunakan kasus bintang film Daratan Tiongkok, Fan Bing-bing sebagai contoh, menghimbau jangan sampai lupa dengan kedaulatan hanya karena demi uang. Chou Chen Hsiu-hsia lebih lanjut menanyakan apakah Su Tseng-chang setuju dengan teks tulisan konsensus 92 pada tahun itu, Su menyampaikan, pemimpin Daratan Tiongkok telah mendefinisikan consensus 92 sebagai satu negara 2 sistem, namun pemerintah di bawah premis menjaga kedaulatan akan berupaya menyampaikan niat baiknya, berharap Daratan Tiongkok tidak takut dengan demokrasi, dapat mengerti Taiwan dengan kehidupan bebas dan demokrasinya.
Mengenai masalah epidemi “flu babi afrika” Su menyampaikan, Daratan Tiongkok tidak saja tidak melakukan apa-apa, malah membiarkan babi yang mati terhanyut sampai ke Taiwan, ini bisa dikatakan “ini bukan apa yang komunikasi dari hati ke hati”, tetapi demi pencegahan epidemik, pemerintah melakukan pemeriksaan dan meningkatkan kewaspadaan sepenuhnya, ini Untuk menekankan bahwa pelaksanaan pemerintah mencari kebenaran dari fakta.