(Taiwan, ROC) – Perusahaan Google meluncurkan fungsi pengambilan foto peta kota 3D di Taiwan, dan tanpa disengaja mengambil gambar foto letak denah lokasi sarana dan prasarana kemiliteran berbagai negara, misalnya markas rudal patriot, kantor intelijen nasional dan lain sebagainya, sehingga turut memunculkan rasa khawatir berkenaan dengan masalah pertahanan dan keamanan nasional.
Berkenaan dengan hal ini, Menteri Pertahanan dan Keamanan Yen Teh-fa pada hari Jumat tanggal 15 Februari saat diinterpelasi di Yuan Legislatif menyampaikan bahwa pemerintah telah memiliki data informasi yang lengkap terkait hal tersebut, termasuk badan intelijen nasional juga akan melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan Google, dan berharap mereka dapat mempertimbangkan masalah keamanan negara dan melakukan perbaikan dalam aplikasi yang dimiliki tersebut.
Yen Teh-fa menekankan bahwa yang terpenting adalah kemampuan perang yang dimiliki oleh instansi kemiliteran, adapun sarana dan prasarana kemiliteran tentu memiliki peraturan perlindungan tersendiri, sehingga masyarakat dipinta untuk tidak perlu terlampau mengkhawatirkannya.
Yen Teh-fa mengatakan, “Tidak peduli apakah nyata atau tidak, atau perlindungan kemampuan perang, kami pribadi tentu memiliki sikap dan tindakan sendiri, yang terpenting adalah kemampuan dalam menjalankan tugas dan perang. Pada waktu biasa, markas yang ada tidak berarti menjadi markas untuk perang. Kemampuan perang memiliki satu prosedur yang komplit, bagaimana caranya untuk memaksimalkan kemampuan perang dan mempertahankannya, maka kami meminta warga untuk tidak perlu terlampau khawatir, kami tentu akan melakukan serangkaian tindakan kebijaksanaan.”
Yen Teh-fa menjelaskan bahwa setiap negara memiliki masalah yang serupa, misalnya saat pengambilan foto gambar melalui satelit telemetri, satelit bisnis non radar dan lain sebagainya. Namun fungsi kemampuan ini terus mengalami perkembangan dan sangat bermanfaat bagi pemberian informasi tentang kondisi jalan. Meski demikian, bagi pihak militer, kita tetap harus melakukan pengkajian ulang dan mengantisipasinya, dan fungsi kemampuan aplikasi tidak akan memberikan pengaruh terhadap tugas kemiliteran yang ada.