(Taiwan, ROC) Amerika berpegang pada Hukum hubungan Taiwan (Taiwan Relation Act/TRA) dalam pembinaan hubungan dengan Taiwan, dan hukum hubungan Taiwan ini telah memasuki ke-40 tahun, Kemenlu merencanakan serangkaian kegiatan untuk peringatan kemitraan Taiwan-AS dengan mengambil tema “TRA@40: Kemitraan Abadi Taiwan-AS”. Kemenlu secara khusus merancang logo dengan TRA yang berbentuk seperti intan berlian sebagai simbol hubungan kekal dan kesuksesan yang bersinar.
Kementerian Luar Negeri pada hari Selasa ini (12/2) menyampaikan, Kemenlu dan setiap kantor perwakilan Republik Tiongkok di AS pada tahun ini akan menyelenggarakan serangkaian acara peringatan, sementara ini telah dirancang 10 kegiatan utama mencakup Video pendek, Dialog masyarakat sipil tentang kebebasan beragama kawasan Indo Pasifik, Kerjasama Taiwan-AS dan Pelatihan Internasional, Dialog Keamanan Indo Pasifik, Resepsi Peringatan Kongres AS, di Amerika menggelar kegiatan “Hari Taiwan”, Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Internasional, membentuk tim produk pertanian berkunjung ke AS, menggelar pameran audio bertema tentang hukum hubungan Taiwan, melalui kegiatan tanya jawab berhadiah dan sosialiasi kegiatan seni budaya agar warga AS semakin memahami Taiwan dan hukum hubungan Taiwan.
10 April merupakan hari hukum hubungan Taiwan diberlakukan, yang diperhatikan adalah apakah pejabat tinggi AS atau anggota parlemen AS akan berkunjung ke Taiwan? Direktur Jenderal Urusan Amerika Utara Vincet Yao (姚金祥) mengemukakan, akan mengupayakan untuk mengundang pejabat senior berkunjung ke Taiwan, sementara ini masih diusahakan termasuk pula mengupayakan kedatangan anggota parlemen AS.
Vincent Yao mengatakan190212-06, “mengharapkan agar anggota parlemen Amerika tingkat tinggi dapat ikut menghadiri, dalam hal ini saya bersama kantor perwakilan Amerika di Taiwan telah memiliki sasaran yang sama, namun untuk kondisi yang sama adalah, saat ini masih belum diketahui siapa saja pejabat tinggi yang akan datang menghadiri.”
Diantara 10 acara peringatan, ada “Dialog masyarakat sipil tentang kebebasan beragama kawasan Indo Pasifik” yang dijadwalkan akan pada bulan Maret akan dihelat di Taipei. Vincent Yao mengatakan, acara ini akan menunjukan nilai kebersamaan Taiwan-AS, bersama-sama mempromosikan HAM, demokrasi dan kebebasan beragama di kawasan Indo Pasifik, inti dari kegiatan ini akan disampaikan oleh Taiwan Foundation for Democracy(TFD) secara terbuka dalam waktu dekat.
Kemenlu menekankan, hukum hubungan Taiwan berjalan selama 40 tahun, kemitraan Taiwan-AS berpegang pada konsep kebersamaan dalam ekonomi pasar, kebebasan dan HAM. Kemenlu mengharapkan atas upaya kedua belah pihak di masa mendatang hubungan ini akan terus berlanjut didasari dengan semangat hukum hubungan Taiwan, meneruskan kemitraan yang tak lekang seperti batu permata, menciptakan kesuksesan gemilang.