History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA Menyampaikan Terima Kasih Atas Dukungan DPR AS

  • 12 December, 2018
  • 譚雲福
MOFA Menyampaikan Terima Kasih Atas Dukungan DPR AS
MOFA Menyampaikan Terima Kasih Atas Dukungan DPR AS

(Taiwan, ROC) - Menanggapi pernyataan dari Ketua Divisi Asia Pasifik dari Komisi Luar Negeri DPR Amerika Serikat Ted Yoho yang mendukung Taiwan, Kementerian Luar Negeri MOFA pada Rabu (12/12) menyampaikan rasa terima kasih. Selain itu, atas peran anggota lintas partai Amerika Serikat yang kerap kali mendukung Taiwan; baik melalui kunjungan, penandatanganan perjanjian ataupun surat; MOFA sekali lagi mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya.

Ted Yoho telah sedari dulu menyatakan dukungannya akan Taiwan, RUU yang mendukung partisipasi Taiwan dalam perhelatan Majelis Kesehatan Dunia pun telah diloloskan DPR AS pada tahun ini. Ted Yoho adalah pihak yang mengusulkan bahwa RUU terkait merupakan dukungan Kongres AS akan kontribusi Taiwan dalam Organisasi Kesehatan Dunia ataupun organisasi serupa lainnya. Jika Taiwan tidak mendapatkan undangan untuk menghadiri Rapat Majelis Kesehatan Dunia, maka Menlu AS harus memberikan penjelasan kepada Kongres terkait peninjauan ulang dan perbaikan akan kebijakan mendukung Taiwan.

Voice of America melaporkan Ketua Divisi Asia Pasifik dari Komisi Luar Negeri DPR Amerika Serikat Ted Yoho pada Selasa (11/12) waktu setempat, mengemukakan Amerika Serikat tidak sepantasnya menerima perlakuan Daratan Tiongkok yang mengganggap Taiwan sebagai salah satu bagian kekuatan inti mereka. Taiwan merupakan negara yang berdaulat dan merdeka. Ted Yoho tidak hanya mengutarakan pendapatnya di depan pejabat Daratan Tiongkok, ia juga mendorong Amerika Serikat untuk segera menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Dalam kolom Taipei Times, Ted Yoho menuliskan komentarnya bahwa ada salah satu pejabat senior Daratan Tiongkok yang datang ke kantornya dan membahas banyak kesulitan terkait hubungan Amerika Serikat dengan Negeri Tirai Bambu. Keduanya terlihat membahas isu-isu penting yang sulit. Dalam pembicaraan yang tidak formal seperti demikian, Daratan Tiongkok masih menganggap Taiwan adalah masalah inti yang tidak dapat dinegosiasikan.

Ted Yoho merasa AS tidak sepantasnya menerima asumsi seperti demikian ketika berdialog dengan Daratan Tiongkok. Karena hal itu sama saja dengan menerima kebohongan Daratan Tiongkok yang menganggap Taiwan sebagai salah satu isu internal mereka. Ia menambahkan bahwa kini sudah saatnya bagi AS, Daratan Tiongkok dan dunia memperlakukan Taiwan sebagaimana adanya.

Dalam artikelnya yang berjudul “Recognize Taiwan as the country it truly is”, Ted Yoho mengomentari status quo kemerdekaan Taiwan saat ini merupakan hasil dari pemberdayaan masyarakat dan sistim demokrasi serta buah dari penerapan kebebasan individu dan HAM. Jika fakta bahwa Taiwan merupakan 1 negara, dianggap sebagai isu yang tidak boleh dibahas dalam urusan internasional, maka itu sama saja dengan menolak kenyataan yang ada.

Komentar

Terbarumore