(Taiwan/ROC) --- Partai Progresif Demokratik (DPP) diketahui kalah dalam pemilu 9 in 1 yang berlangsung pada Sabtu (24/11). Yuan Legislatif pada Selasa (27/11) mengundang Perdana Menteri William Lai untuk hadir memberikan laporan terkait kecelakaan KA Puyuma Express dan permasalahan transportasi di timur Taiwan. Anggota legislator dari New Power Party (NPP) Hsu Yung-ming (徐永明) meletakkan fokus pertanyaannya dalam kekalahan yang dialami oleh Partai DPP. Hsu Yung-ming mengatakan referendum yang digelar pada tahun ini tidak menghasilkan keputusan seperti yang diharapkan.
Hsu Yung-ming terus mempertanyakan akan point sumber daya nuklir, yang tidak sejalan dengan rencana pemerintah. PM Lai menjawab ia memiliki tanggung jawab untuk menstabilkan situasi politik terlebih dahulu.
William Lai mengatakan, “Saya menjelaskan kepada Saudara Hsu Yung-ming bahwa saya juga merasakan hal yang sama. Dan inilah alasan mengapa saya ingin mengundurkan diri dari jabatan saya. Tetapi di luar itu, saya rasa masih banyak faktor yang objektif. Saya mempunyai tanggung jawab untuk menstabilkan pemerintahan terlebih dahulu”.
Hsu Yung-ming menambahkan ia cukup prihatin akan pernyataan PM Lai yang pernah mengklaim bahwa dirinya adalah seorang pragmatis Taiwan merdeka. Dan apakah perjuangan untuk menggunakan nama Taiwan dalam Olimpiade Tokyo mendatang akan terus digalakkan? William Lai mengatakan terkait penggunaan nama dalam Olimpiade Tokyo, pemerintah memiliki sikap yang jelas dan akan menyesuaikan dengan Perjanjian Lausanne. Hsu Yung-ming kembali bertanya selain Olimpiade Tokyo, apakah tidak akan kembali mengupayakan untuk penggunaan nama Taiwan dalam kompetisi lainnya? PM Lai mengemukakan hasil referendum jelas memperlihatkan akan keinginan masyarakat untuk melindungi hak para olahragawan dalam berkompetisi. Namun jika ada kesempatan, tentu saja akan mengupayakan penggunaan nama Taiwan.
Hsu Yung-ming bertanya apakah pemerintah akan menghidupkan kembali reaktor nuklir 4? William Lai menjawab dalam hasil referendum meminta untuk pencabutan penghapusan UU Ketenagalistrikan, reaktor nuklir 1, 2 dan 3, namun tidak melibatkan reaktor nuklir ke 4.
Kekalahan dalam Pemilu 9 in 1 yang baru saja berakhir, menjadi pukulan telak bagi partai berkuasa. Perdana Menteri William Lai dan Sekjen Istana Kepresidenan Chen Chu (陳菊) diketahui sempat mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dari jabatan. Permintaan ini ditolak oleh Presiden Tsai Ing-wen. Masyarakat luas kini meminta seluruh jajaran Partai DPP untuk melakukan peninjauan ulang atas sistem kabinet pemerintahan mereka. Perdana Menteri William Lai saat hadir dalam rapat interpelasi hari ini mengucapkan terima kasih atas seluruh saran yang ada. Yuan Eksekutif akan menampung seluruh pendapat dari masyarakat, dan akan menghadirkan kebijakan yang lebih sesuai dengan permintaan publik.