(Taiwan/ROC) --- Perhelatan penghargaan (Golden Horse Awards 55th) kembali diwarnai dengan isu politik, permasalahan lintas selat kembali mencuat ke permukaan. Beberapa penggiat film dan artis Daratan Tiongkok beramai-ramai menuliskan cuitan di jaringan sosial media, mereka menuliskan bahwa Daratan Tiongkok tidak boleh berkurang 1 pun. Peristiwa ini pun menjadi perhatian utama bagi anggota komite pendidikan dan kebudayaan Yuan Legislatif pada Senin (19/11).
Terkait dengan pernyataan beberapa penggiat film Daratan Tiongkok yang menyebutkan “Daratan Tiongkok Taiwan”, Menteri Kebudayaan Cheng Li-chiun (鄭麗君) menegaskan Taiwan sangat membuka pintu bagi seluruh pekerja film Daratan Tiongkok untuk menghadiri perhelatan Golden Horse Awards. Namun, Taiwan tetaplah Taiwan, Taiwan bukan merupakan bagian dari Daratan Tiongkok. Nilai dan prinsip yang kamipegang juga jelas dan kuat.
Cheng Li-chiun mengemukakan Golden Horse Awards merupakan tradisi yang telah berlangsung sedari dulu di Taiwan. Akhir-akhir ini juga telah berubah menjadi salah satu bagian kontribusi Taiwan bagi perfilman Bahasa Mandarin. Penghargaan ini juga memilikistandarisasi yang mumpuni bagi perfilman dunia internasional. Golden Horse Awards memiliki semangat yang menjunjung tinggi kreativitas, kebebasan dan menghormati nilai seni dari masing-masing karya. Penghargaan ini juga mencerminkan bahwa Taiwan merupakan negara yang demokrasi. Taiwan membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin mengikuti perhelatan ini dan diharapkan kepada seluruh penggiat film Daratan Tiongkok untuk dapat menghargai nilai yang dijunjung masyarakat Taiwan.
Cheng Li-chiun mengatakan, “Kami harus menegaskan bahwa disini adalah Taiwan, dan bukan Daratan Tiongkok Taiwan. Kami berharap, setelah mereka berkunjung ke Taiwan, mereka dapat bersama dengan kami menghargai nilai demokrasi. Saya berharap seluruh penggiat film Daratan Tiongkok, ketika menghadiri pergelaran Golden Horse Awards atau lainnya, dapat menyampaikan ekspresi atau pendapat mereka dengan bebas”.
Saat ditanya, apakah akan khawatir jika pekerja film Daratan Tiongkok ke depannya tidak dapat menghadiri kembali penyerahan Golden Horse Awards, atau bahkan mempengaruhi kerja sama perfilman antar selat. Cheng Li-chiun mengemukakan dirinya tidak ingin berkomentar apapun terkait kebijakan yang mungkin akan diambil Daratan Tiongkok. Tetapi menurut sepengetahuan dia, penggiat film Daratan Tiongkok sangat menghargai penghargaan Golden Horse Awards. Perhelatan ini merupakan tolak ukur akan prestasi mereka di dunia perfilman. Dan yang terpenting adalah Taiwan harus memperkuat konten budaya lokal dan jangan terpengaruh oleh pasar Negeri Tirai Bambu tersebut.
Cheng Li-chiun mengatakan, “Kita harus membuat diri kita menjadi lebih baik lagi. Kita harus membuat Taiwan semakin besar di mata dunia. Kita dapat membuat pergelaran berkelas dunia. Namun yang terpenting adalah harus meningkatkan konten budaya yang kita miliki, sehingga para inovator lokal memiliki peluang yang lebih. Mereka juga dapat memilih pasar manapun di dunia, dan tidak harus bergantung pada pasar yang terbatas”.
Cheng Li-chiun secara khusus juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ang Lee (李安) yang telah berupaya keras dan bersedia mengambil alih Ketua Komite Golden Horse Awards. Ia juga percaya Ang Lee mampu membawa penghargaan ini kepada suatu prestasi yang lebih baik lagi.