(Taiwan/ROC) --- Terkait dengan latihan militer dari 2 kapal induk Carrier Strike Group (CSG) yang berlangsung di Samudera Pasifik, Menteri Pertahanan Nasional Yen Teh-fa (嚴德發) pada Senin (19/11) mengemukakan bahwa operasi militer ini adalah bukti nyata dari dukungan Amerika Serikat bagi perkembangan perdamaian di kawasan Asia Pasifik. Lebih lanjut ia juga mengemukakan bahwa MND mampu menguasai situasi terkini dari pergerakan kapal induk Amerika Serikat tersebut.
Yen Teh-fa mengatakan, “Tujuan utama dari operasi militer ini merupakan salah satu bagian dari strategi Samudera Hindia Pasifik, yang mana merupakan bukti nyata dari perlindungan perdamaian di kawasan Asia Pasifik. Sejauh ini menurut pantauan kami, kapal induk USS Ronald Reagan tengah berada di Selatan Filipina, tepatnya di Selat Balintang. Sedangkan kapal induk USS John C. Stennis berada di Perairan Filipina. Perkembangan dari pergerakan 2 kapal induk ini dapat kami pantau, diharapkan seluruh rakyat dapat tenang”.
Anggota legislator dari Partai Progresif Demokratik (DPP) Wan Ding-yu (王定宇) pada Senin (19/11) saat ditanya dalam Yuan Legislatif menjawab bahwa operasi militer Amerika Serikat kali ini bukanlah hal yang spesial. Sebelumnya, pelatihan serupa pun sering digelar. Ia merasa pernyataan MND pada beberapa hari lalu, yang berbunyi “tidak ada operasi militer terkait”, dinilai ceroboh dan tidak informatif. Menteri Pertahanan Yen Teh-fa mengklarifikasi dan menjawab MND mampu menguasai seluruh pergerakan dari kapal militer AS.
Yen Teh-fa mengatakan, “Pada awal Bulan November lalu, kami telah menguasai situasi setelah mereka mengumumkan akan melakukan latihan militer. Saat itu, mereka menjelaskan bahwa pelatihan ini bersifat global. Tujuan dari operasi ini adalah untuk mempertahankan strategi dan melindungi stabilitas perdamaian di kawasan Asia Pasifik. Jika ini terkait simulasi militer, AS biasanya tidak akan mengumumkan pergerakan detail dari kapal induk mereka. Namun, kita bisa mengetahuinya melalui platform pengawasan intelijen gabungan.”
Legislator dari New Power Party Lim Tshiong-tso (林昶佐) juga memperhatikan peristiwa ini. Yen Teh-fa kembali menekankan MND sedari awal tidak membantah jika AS akan menggelar latihan militer yang bersifat global. Latihan kali ini yang berlangsung perairan pasifik barat merupakan bagian dari bentuk perlindungan akan stabilitas perdamaian kawasan.