(Taiwan, ROC) - Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) akan mengunjungi Kepulauan Marshall, negara sahabat Taiwan di Samudera Pasifik, pada 19 November untuk merayakan 20 tahun dijalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara, demikian berdasarkan keterangan pers dari Kementrian Luar Negeri (MOFA), Kamis, 15 November.
Dalam kunjungan yang diadakan atas undangan Menteri Luar Negeri Kepulauan Marshall John M. Silk itu, Wu dijadwalkan memimpin suatu delegasi yang mencakup perwakilan dari Rumah Sakit Shuang Ho di bawah Universitas Kedokteran Taipei serta pejabat-pejabat dari Komisi Urusan Kelautan (OAC), Administrasi Pengawal Pantai (CGA) dan Dewan Perkembangan Perdagangan Luar Taiwan.
Wu dijadwalkan menemui Presiden Kepulauan Marshall Hilda Heine serta sejumlah anggota kabinetnya, dan akan menghadiri upacara perayaan 20 tahun penjalinan hubungan diplomatik Republik Tiongkok-Kepualauan Marshall yang dijadwalkan digelar 20 November.
Menurut Ketua Departemen Urusan Asia Timur dan Pasifik MOFA Ger Baushuan (葛葆萱), upacara perayaan tersebut akan memfitur suatu pertunjukan latihan kerja sama pertolongan maritim antara CGA Taiwan dan lembaga sederajat Kepulauan Marshall.
Selain itu, lanjut Ger, Wu akan memimpin upacara inaugurasi bagi suatu pusat perawatan medis dan menandatangani suatu perjanjian kerja sama bilateral dalam urusan kepolisian.
Pada saat yang sama, Ger juga mengumumkan, perlakuan bebas visa resiprokal untuk warga Taiwan dan Kepulauan Marshall akan mulai berlaku 19 November, bertujuan mempromosikan pertukaran lebih erat lagi antara kedua negara.
Menurut program tersebut, warga Taiwan akan bisa memasuki dan menetap di Kepulauan Marshall bebas visa sepanjang 90 hari. Sebaliknya, warga Kepulauan Marshall juga akan menikmati perlakuan bebas visa 90 hari dalam kunjungan ke Taiwan.