History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden: Taiwan Memiliki Sumber Daya yang Mumpuni di Sektor Sains dan Teknologi

  • 13 November, 2018
  • 尤繼富
Presiden: Taiwan Memiliki Sumber Daya yang Mumpuni di Sektor Sains dan Teknologi
Presiden: Taiwan Memiliki Sumber Daya yang Mumpuni di Sektor Sains dan Teknologi

(Taiwan/ROC) --- Dalam rangka merayakan ulang tahun ke 90 tahun Academia Sinica, 15 akademisiNasional diundang menghadiri Forum Konferensi Akademis Nasional. Forum ini akan membahas dan pertukaran atas isu-isu yang dihadapi oleh para akademisi. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada Selasa (13/11) pagi hari menerima kedatangan dari tim perwakilan di Istana Kepresidenan.

Dalam pidatonya, Presiden mengemukakan penelitian merupakan motivasi untuk mempromosikan kemajuan masyarakat dari negara tersebut. Seluruh perwakilan yang hadir dalam forum tersebut berasal dari lembaga penelitian terkemuka. Mereka bersama-sama berkontribusi demi kemajuan masyarakat sosial dan mempromosikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Partisipasi mereka juga merupakan bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan.

Kepala negara mengemukakan dalam beberapa tahun terakhir, sektor ilmu pengetahuan dan sains Taiwan memiliki prestasi yang luar biasa. Berdasarkan laporan dari World Economic Forum yang baru saja merilis daftar daya saing global 2018, Taiwan berada di urutan ke 13 dari total 140 negara. Terlebih dalam sektor inovasi, Taiwan tidak hanya memperoleh peringkat pertama di Asia dan urutan 4 di dunia, namun juga dikenal sebagai pengembang inovasi luar biasa.

Selain itu, prestasi dari para akademisi Taiwan juga telah mendapatkan pengakuan dari lembaga internasional. Selain prestasi yang berhasil didapatkan oleh Ketua Academia Sinica, James C. Liao (廖俊智) yang merupakan anggota dari Akademisi Sains Nasional Amerika Serikat (NAS) dan Akademisi Nasional Inventor (NIA), Wakil Presiden Chen Chien-jen (陳建仁) pada tahun 2017 juga berhasil memperoleh gelar akademisi dari NAS. Kumpulan prestasi ini tidak hanya memperlihatkan keunggulan Taiwan, namun juga merupakan salah satu bukti nyata akan pengakuan dunia terhadap sektor sains dan teknologi Taiwan.

Presiden mengemukakan Taiwan juga aktif menggalang kerja sama dengan para akademisi dari negara sasaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan, dan berharap dapat memberikan kontribusi bagi isu-isu global.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Selain pertukaran jangka panjang dengan Amerika, Jepang dan Korea Selatan. Kami juga secara aktif mengembangkan pertukaran dengan negara Kebijakan Baru ke Arah Selatan; meliputi Singapura, India, Thailand, Filipina dan Australia. Kami juga akan memperkuat kerja sama antar para akademisi. Saya juga berharap, Taiwan dapat berkontribusi lebih bagi isu-isu internasional; meliputi konservasi energi, pembangunan berkelanjutan dan inovasi kecerdasan buatan”.

Dalam kesempatan ini, Akademisi Sains Nasional Amerika Serikat secara pribadi menyematkan lencana akademisi kepada Wapres dan Presiden Tsai menyaksikan secara langsung. 

Komentar

Terbarumore