(Taiwan, ROC) - Cuaca Taiwan diperkirakan stabil pada hari Kamis, 8 November, tapi mutu udara di sejumlah tempat di Taiwan mencatat angka polusi serius, di mana perusahaan listrik Taipower bahkan mengurangi kapasitas di tiga pembangkit listriknya untuk mengurangi pencemaran.
Pukul 10:00 pagi, 26 pusat pemantauan kualitas udara di Taiwan barat mencatat indeks kualitas udara (AQI) berwarna merah. Ini membuat Taipower memutuskan mengurangi kapasitas pembangkit listrik tenaga api di Taichung, Keelung dan Kaohsiung.
Administrasi Pelestarian Lingkungan (EPA) menerangkan, disebabkan kurangnya hembusan angin untuk membubarkan polutan atmosfer, AQI untuk Taiwan utara, terutama kawasan Hsinchu dan Miaoli, menunjukkan sinyal berwarna oranye tanda peringatan tingkat tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Sementara itu, pencemaran udara di Taiwan sentral dan selatan, termasuk Yunlin, Chiayi, Tainan, Kaohsiung dan Pingtung, lebih gawat lagi. AQI untuk semua daerah ini menunjukkan warna merah, level tidak sehat bagi masyarakat umum.
Menurut EPA, hanya beberapa tempat di Taiwan timur dan timur laut, termasuk Yilan, Hualien dan Taitung, serta pulau-pulau lepas pantai seperti Kinmen, Matsu dan Penghu, akan menikmati kualitas udara moderat.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan Biro Cuaca Sentral (CWB), cuaca stabil akan membuat masyarakat menikmati suhu nyaman di berbagai pelosok Taiwan, di mana suhu tertinggi pada siang hari diperkirakan mencapai 30°C. Hanya ada beberapa daerah yang berkesempatan turun hujan sporadis, antara lain daerah pantai Taiwan utara serta pegunungan di Taiwan selatan dan timur.