History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Joseph Wu: Akan Berupaya Semaksimalnya Ajukan Kehadiran Sebagai Pengamat dalam INTERPOL

  • 17 October, 2018
  • Editor
Joseph Wu: Akan Berupaya Semaksimalnya Ajukan Kehadiran Sebagai Pengamat dalam INTERPOL
Joseph Wu: Akan Berupaya Semaksimalnya Ajukan Kehadiran Sebagai Pengamat dalam INTERPOL

        (Taiwan, ROC) – Rapat besar Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional atau INTERPOL ke 87 dijadwalkan akan diselenggarakan di Dubai pada tanggal 18 hingga 21 November mendatang, dan Taiwan juga tengah berupaya mengajukan diri untuk hadir dalam rapat tersebut sebagai pengamat. Menteri Luar Negeri Joseph Wu pada hari Rabu tanggal 17 Oktober petang hari saat diwawancara oleh media menjelaskan bahwa Taiwan ingin turut serta memberikan kontribusi bagi dunia internasional, oleh karena itu harus bisa melakukan kolaborasi dan menjalin hubungan dengan negara-negara yang memiliki kesepahaman yang sama, dan hingga saat ini masih terus berusaha semaksimalnya, guna mendapatkan dukungan dari negara-negara yang memiliki asas pemikiran yang serupa, sehingga bisa memberikan dukungan kepada Taiwan untuk dapat turut hadir di dalam rapat besar INTERPOL tersebut.

        Menteri Luar Negeri Joseph Wu saat diinterpelasi oleh Komisi Urusan Luar Negeri Yuan Legislatif menyampaikan laporan pengajuan diri sebagaiw pengamat dalam rapat besar INTERPOL, dan kini masih tengah diupayakan secara aktif.

        Menteri Luar Negeri Joseph Wu mengatakan, “Sehubungan dengan keinginan Taiwan untuk dapat turut serta memberikan kontribusi bagi dunia internasional, tentu saja harus menjalin hubungan dengan negara-negara yang memiliki kesepahaman yang serupa, sehingga mereka benar-benar mengetahui bahwa Taiwan secara serius ingin turut serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat internasional. Hingga saat ini, telah banyak negara yang memiliki pemahaman serupa dengan Taiwan, yang telah menyatakan sikap dukungan kepada Taiwan.”

        Beberapa bulan sebelumnya, pemerintah juga telah memberikan bantuan dana sebesar US$ 1 juta untuk Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, namun dana tersebut tampaknya masih belum tiba hingga ke WHO yang diduga adanya intervensi dari pihak Daratan Tiongkok. Joseph Wu menjelaskan bahwa hal tersebut dianggap sangat mencemaskan banyak pihak, karena dana tersebut juga melambangkan rasa cinta dan perhatian Taiwan kepada dunia, serta diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi Taiwan untuk dunia internasional. Tetapi karena kerapnya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah Daratan Tiongkok, maka Taiwan berharap dapat melampaui batasan intervensi Daratan Tiongkok, dan langsung memberikan kontribusi kepada internasional.

Komentar

Terbarumore