(Taiwan, ROC) Taman Penelitian Bioteknologi nasional, suatu badan lintas kementerian yang telah berjalan pada hari Senin ini (15/10) diresmikan, dihadiri oleh Presiden Tsai Ing-wen, Ketua Akademi Sinica James C. Liao, Walikota Taipei Ko Wen-je dan mantan ketua Akademi Sinica Wong Chi-huey(翁啟惠) dan Menteri Sains Teknologi Chen Liang-gee(陳良基).
Dalam sambutan Presiden Tsai Ing mengatakan, terbentuknya taman ini merupakan langkah kemajuan industri perawatan medis, juga perkembangan penting untuk bidang bioteknologi, serta menjadi tonggak sejarah perkembangan teknologi negara; sama seperti yang disampaikan pada saat pidato di Perayaan Hari Nasional, menghadapi beragam situasi untuk menuju kemenangan perlu meningkatkan kekuatan lunak.
Presiden Tsai mengemukakan, dalam taman ini, Akademi Sinica akan bertranslasi dalam penelitian dan pengembangan medis, Kementerian Sains Teknologi mendukung uji klinis hewan, Kemenko berperan sebagai rantai pengembangan riset dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan memainkan peran penghubung, berfungsi sebagai informasi tentang ketentuan, pemerintah mengadopsi kekuatan nasional untuk mengembangkan taman penelitian vaksin biomedis.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kami sangat yakin, pusat penting dalam industri perawatan medis hulu ke hilir terhimpun di sini, membentuk cluster dan membawa industri ke arah perkembangan inovatif secara menyeluruh.”
Ketua Akademi Sinica James C. Liao dalam sambutannya mengangkat bahwa pada mulanya pembangunan taman ini dikaitkan dengan tim peduli lingkungan, mereka juga mengkhawatirkan beberapa hal yang rasional, namun setelah beberapa kali berkomunikasi, lahan pembangunan taman ini menyusut hingga 3 ha dan merehabilitasi 4 ha kolam habitat, lahan hijau lainnya tetap dipertahankan, hingga kini terdapat lahan hijau di dalam taman bioteknologi ini yang melambangkan perkembangan ekonomi perlindungan lingkungan, 2 hal yang tidak boleh diabaikan.
Wakil Sekjen Badan Sains dan Teknologi Yuan Eksekutif, Ding She-tung(丁詩同) menambahkan, masih ada 11 produsen obat dan perusahaan dalam tahap pemeriksaan,di masa mendatang akan mengundang produsen internasional ikut bergabung, mengharapkan tahun 2025 ada 20 jenis obat baru yang dapat dipasarkan, mengembangkan industri trilyunan berikutnya.