(Taiwan, ROC) - Menanggapi terus meningkatnya konflik antara Israel dan Iran, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan hari Senin melaporkan, telah membantu 14 warga Taiwan yang ingin meninggalkan Israel untuk mengevakuasi ke Yordania melalui jalur darat, sedangkan sembilan warga yang berada di Iran telah terhubung dan MOFA akan memberikan bantuan penuh kepada mereka yang ingin meninggalkan negara tersebut.
MOFA juga sekali lagi mengimbau warga Taiwan untuk menghindari perjalanan ke Israel dan Iran dalam waktu dekat karena ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut, sementara warga yang terlibat dalam kegiatan bisnis dan perjalanan di kawasan tersebut juga diingatkan meningkatkan kewaspadaan, memerhatikan keselamatan diri, dan mengambil inisiatif untuk menghubungi kantor perwakilan Taiwan.
Juru bicara MOFA Hsiao Kuang-wei (蕭光偉) mengatakan, "MOFA telah memantau dengan saksama situasi di Timur Tengah dan memerhatikan situasi terkini setiap saat."
Seiring ditutupnya zona udara Israel dan Iran, MOFA telah menaikkan tingkat peringatan perjalanan untuk kedua negara pada tanggal 13. Untuk Israel dikeluarkan peringatan berwarna "oranye" pertanda bahwa warga harus menghindari bepergian ke sana; sedangkan untuk Iran adalah "merah", berarti warga harus meninggalkan negara itu sesegera mungkin.