(Taiwan, ROC) Profesor Lee Ming-tsang (李明蒼) dosen pengajar fakultas teknik mesin Universitas Tsing Hua memimpin timnya untuk mengembangkan teknologi inovatif yang dapat melapisi permukaan lengkung pada suhu dan tekanan ruangan, yang dapat mempersingkat proses, mengurangi biaya material, dan mengurangi konsumsi energi serta emisi karbon, sehingga memberikan momentum baru bagi industri manufaktur semikonduktor untuk bergerak menuju nol karbon rendah.
Universitas Tsinghua baru-baru ini memposting di laman fanspage bahwa Lee Ming-tsang menyampaikan bahwa, "teknologi manufaktur laser rendah karbon” dapat memroduksi sirkuit logam dan material optoelektronik yang halus dan beragam, melalui gabungan laser dengan cairan reaktif ion membuat pelapisan berpola dalam suhu dan tekanan ruangan.
Profesor Lee Ming-tsang mengatakan, pada masa tersebut ia berangkat ke AS untuk menelaah nanopartikel dibuat menjadi struktur tiga dimensi, untuk menyiapkan nano material saja memerlukan kinerja 3 orang secara bergiliran, hingga saat ini, teknologi baru ini dapat menumpuk material logam tingkat mikron dalam struktur tiga dimensi, seperti pencetakan 3D yang diproduksi secara langsung terbentuk.
Lee mengemukakan, teknologi ini merupakan hasil kerja sama dengan National Taiwan University (NTU) dan National Center for Instrumentation Research (NCIR), saat ini produsen semikonduktor besar dalam negeri telah menghubungi mereka. Di masa mendatang, tujuan penelitian dan pengembangan adalah untuk menciptakan "komponen elektronik pada kulit". Selain digunakan dalam pengobatan presisi, teknologi ini juga berpotensi mewujudkan perangkat tampilan transparan dan lensa optik pengatur suhu seperti dalam film fiksi menjadi kenyataan.
Mahasiswa doktoral dari Fakultas Teknik Mesin Universitas Tsing Hua, Huang Yu-Xun (黃毓勛), yang terlibat dalam penelitian ini, mengatakan meskipun teknologi baru ini tidak dapat menggantikan mesin produksi massal dengan proses manufaktur yang telah matang, namun memiliki keunggulan yaitu tingkat kustomisasi yang tinggi.