(Taiwan, ROC) --- Menurut perkiraan terbaru dari Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) , gangguan tropis di perairan timur Filipina tengah berkembang. Diperkirakan paling cepat pada hari Senin pekan depan (9/6) akan menguat menjadi depresi tropis, bahkan berpotensi menjadi Taifun Wutip.
Mantan Kepala CWA, Cheng Ming-dean (鄭明典), memposting citra satelit awan yang menunjukkan bahwa puncak awan yang tertarik sangat panjang mengindikasikan wind shear vertikal yang besar, yang mana kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi perkembangan taifun.
Cheng Ming-dean mengunggah citra satelit dengan penguatan warna dan menjelaskan bahwa awan di area ini, terutama bagian ungu yang mewakili puncak awan tinggi, semuanya tertarik memanjang, menunjukkan adanya angin kencang di lapisan atas.
Karena angin kencang di permukaan relatif sedikit, maka area angin kencang yang luas di lapisan atas hampir dapat langsung disimpulkan sebagai wind shear vertikal yang cenderung besar.
Cheng Ming-dean menyatakan bahwa wind shear vertikal yang besar sangat tidak menguntungkan bagi perkembangan taifun, sehingga untuk sementara belum terlihat integrasi konveksi yang jelas. Untuk melihat apakah akan terbentuk taifun, maka masih perlu menunggu dan memantau perubahan pola angin lingkungan selanjutnya.
Sedangkan pakar klimatologi lainnya, Lin De-en (林得恩) juga menjelaskan bahwa untuk sistem 92W yang saat ini berada di perairan timur Filipina, berbagai model numerik dari berbagai negara masih memiliki pandangan yang berbeda mengenai prediksinya.
Perbedaan terutama terkait jalur gangguan tropis, intensitas, dan perkembangannya, yang juga akan mempengaruhi tingkat dampaknya nanti. Namun, model-model dari berbagai negara memiliki konsensus dalam beberapa hal, seperti tren penguatan dan perkembangan lebih lanjut dari gangguan tropis ini.
Di bawah pengaruh arus lingkungan, kemungkinan terbesar adalah sistem ini akan melewati perairan timur Taiwan, dan setelah gangguan tropis atau taifun menjauh, tidak akan membawa aliran udara barat daya yang signifikan.
Model numerik dari berbagai negara menunjukkan bahwa 92W akan mempengaruhi Taiwan antara tanggal 10 Juni hingga 12 Juni. Lin De-en secara khusus mengingatkan masyarakat, bagi yang memiliki rencana perjalanan ke Jepang pada periode 13 Juni hingga 15 Juni, maka disarankan untuk memperhatikan informasi terkait taifun sebelum keberangkatan.