History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Bawa 19 Unit Ponsel Masuk, Pria Taiwan Ditangkap di Bandara Thailand

  • 06 June, 2025
  • 尤繼富
Bawa 19 Unit Ponsel Masuk, Pria Taiwan Ditangkap di Bandara Thailand
Bawa 19 Unit Ponsel Masuk, Pria Taiwan Ditangkap di Bandara Thailand 圖/CNA

(Taiwan, ROC) --- Pada 3 Juni 2025 kemarin , tiga pria Taiwan menimbulkan kecurigaan petugas bea cukai di Bandara Suvarnabhumi saat memasuki Thailand dari Vietnam.

Mereka tertangkap karena membawa 19 ponsel yang semuanya telah dipasang kartu SIM dan terhubung dengan rekening bank. Aksi ini diduga terkait dengan beberapa kasus penipuan di Thailand. Saat ini, ketiga pria tersebut telah ditahan di Kantor Imigrasi Thailand dan kasus ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan media setempat, Kantor Imigrasi Thailand mengadakan konferensi pers menjelaskan bahwa kasus penipuan yang melibatkan ketiga pria Taiwan tersebut.

Mereka diduga secara ilegal membawa 19 ponsel masuk ke Thailand. Investigasi awal mengungkapkan bahwa semua ponsel telah terdaftar dengan kartu SIM dan terhubung ke rekening bank. Rekening-rekening tersebut terkait dengan kasus-kasus penipuan di Thailand di mana korban ditipu untuk melakukan transfer uang.

泰國警方6月3日在曼谷的蘇凡納布機場查獲3名台灣人企圖偷運19支手機入境泰國,追查後發現這些手機內的銀行帳號與多起詐騙案受害人所提供的帳號一致。(泰國警方提供)中央社記者呂欣憓傳真  114年6月5日

Tiga pria Taiwan tertangkap karena membawa 19 ponsel yang semuanya telah dipasang kartu SIM dan terhubung dengan rekening bank ketika berada di Bandara Suvarnabhumi 圖: CNA

Setelah dilakukan perbandingan, terkonfirmasi bahwa 4 rekening terkait dengan tersangka dan berhubungan dengan beberapa kasus penipuan yang pernah dilaporkan melalui sistem Thai Police Online.

Korban-korban tersebar di area Bangkok dan berbagai wilayah Thailand, dengan kerugian mencapai puluhan ribu baht (THB).

Sindikat penipuan ini menggunakan beberapa metode, meliputi penipuan belanja online, penipuan top-up online, serta penipuan penukaran mata uang online. Setelah korban ditipu untuk mentransfer pembayaran, maka tersangka tidak mengirimkan barang atau melakukan top-up sesuai janji, malah menghilang tanpa kabar, menyebabkan kerugian bagi korban.

Kantor Imigrasi Thailand menyatakan bahwa ketiga pria Taiwan ini sebelumnya tidak pernah memiliki catatan masuk ke Thailand. Setelah penyelidikan lebih lanjut, dikonfirmasi bahwa ketiganya memiliki catatan kriminal di Taiwan, termasuk pencucian uang dan perjudian.

Pihak terkait telah mulai memperluas penyelidikan aliran dana dari kasus ini untuk mencari kemungkinan adanya pelaku lain. Saat ini ketiga pria Taiwan tersebut ditahan, dan izin tinggal mereka di Thailand telah dicabut. Mereka akan diproses hukum setelah penyelidikan kasus selesai.

Komentar

Terbarumore