(Taiwan, ROC) --- Dalam kalender budaya Tionghoa, tanggal 5 Juni ini bertepatan dengan Mangzhong (芒種), salah satu dari 24 periode solar tahunan. Periode ini berlangsung antara 5 Juni hingga 7 Juni, ketika posisi matahari berada pada 75 derajat bujur langit.
Makna dan Asal Muasal Mangzhong
Secara literal, Mangzhong memiliki arti biji-bijian dengan rambut halus. Nama ini merujuk pada kondisi tanaman padi di wilayah Lembah Sungai Kuning yang bulirnya sudah penuh berisi dan menumbuhkan rambut-rambut halus di permukaannya. Periode ini juga menandai momen penting dalam siklus penanaman.

Pada saat Mangzhong, biji-bijian padi telah terisi penuh dan menghasilkan "benih", serta tumbuh "rambut" halus di atas bulir padi yang berisi. 圖/greenbox.com.tw
Kondisi Iklim Saat Mangzhong
Di Tiongkok bagian selatan, periode Mangzhong menandai berakhirnya musim penghujan dan dimulainya periode badai petir sore hari. Udara mulai terasa kering dan panas, sehingga tanaman yang kurang cocok dengan musim panas mengalami tingkat pertumbuhan dan daya tahan hidup yang menurun.
Wilayah tengah dan hilir Sungai Yangtze serta Jepang bagian selatan justru memasuki musim penghujan. Di Hong Kong dan Makau, sinar matahari bersinar lebih cerah pada periode ini. Cuaca yang semakin panas dan lembap seringkali membuat orang menjadi lebih sensitif secara emosional.
Tradisi dan Ritual Mangzhong
Pada masa Tiongkok kuno, masyarakat menggelar ritual penghormatan kepada Dewa Bunga sebagai ungkapan syukur dan perpisahan. Tradisi ini bahkan diabadikan dalam karya sastra klasik Impian di Bilik Merah (紅樓夢).

Warga di Chengdu, Tiongkok, mengenakan hanfu tradisional untuk memuja Dewa Bunga. 圖/香港01
Tradisi Lokal di Berbagai Daerah
A. Anhui Selatan
Di daerah Anhui selatan ada tradisi menenangkan bibit yang dimulai sejak Dinasti Ming. Masyarakat membuat roti kukus dari tepung gandum segar berbentuk buah, sayuran, biji-bijian, dan hewan ternak yang diwarnai dengan sari sayuran sebagai sesajen untuk memohon hasil panen melimpah.
B. Guizhou (Suku Kam/侗族)
Di Kabupaten Liping, pasangan pengantin baru bermain lempar lumpur di sawah setelah selesai menanam padi.
C. Hebei
Di Kabupaten Yanshan, terdapat ritual mengawinkan pohon dengan membuat sayatan pada pohon ziziphus jujuba untuk meningkatkan hasil buah.
D. Jepang
Berbagai festival pertanian diselenggarakan untuk mendoakan hasil panen berlimpah.

"Impian di Bilik Merah 紅樓夢" dilukis oleh Sun Wen (孫溫) dari Dinasti Qing. 圖/GOOGLE
Enam Larangan Saat Mangzhong
Menurut ahli tarot Taiwan, PURE.MO (清水孟國際塔羅小孟老師), terdapat beberapa pantangan yang sebaiknya dihindari selama periode Mangzhong. Beliau juga menyarankan konsumsi sup kacang hijau, buah murbei, dan jus kurma hitam untuk menetralkan hawa panas dalam tubuh.
1. Hindari Minuman Terlalu Dingin
Suhu udara yang tinggi saat Mangzhong membuat banyak orang tergoda mengonsumsi minuman es. Namun, perubahan suhu tubuh mendadak dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
2. Batasi Konsumsi Mangga
Buah mangga berpotensi menimbulkan ruam kulit. Konsumsi berlebihan dapat memicu gatal-gatal atau reaksi alergi bagi yang sensitif.

圖/LOHAS ACSITE
3. Hindari Mandi Air Dingin
Meski cuaca panas menggoda untuk mandi air dingin pasca olahraga, sebaiknya gunakan air bersuhu sedang agar tubuh tidak mengalami syok yang dapat menyebabkan masuk angin.
4. Tunda Memotong Rambut
Tradisi kuno menghindari potong rambut saat Mangzhong karena periode sibuk bertani. Memotong rambut pada hari ini dipercaya akan membuat seseorang menjadi terlalu santai dan mengalami penurunan rezeki di tahun mendatang.
5. Jangan Buang Nasi
Mangzhong merupakan periode kerja keras petani dalam menanam dan memanen. Membuang nasi dianggap tidak menghargai jerih payah mereka dan dipercaya dapat mendatangkan kemiskinan.