(Taiwan, ROC) --- Merek permen jelly terkenal Haribo belakangan ini menjadi sorotan setelah salah satu varian rasa cola mereka terdeteksi mengandung komponen ganja di Belanda.
Akibatnya, anak-anak yang mengonsumsi permen tersebut mengalami gejala pusing dan keluhan lainnya.
Produk Haribo sendiri hadir dalam berbagai varian dan kemasan. Menanggapi pemberitaan perihal adanya kandungan ganja pada salah satu varian rasa Haribo, otoritas Food and Drug Administration di Taiwan (FDA) menegaskan bahwa produk tersebut tidak diimpor ke Taiwan.
Meski demikian, banya warga yang tetap merasa khawatir. Mayoritas dari masyarakat menyatakan akan menghindari pembelian permen dari merek yang sama untuk sementara waktu.
Menurut laporan media asing, permen jelly yang terkontaminasi ganja di Belanda adalah salah satu batch dari produk bernama Happy Cola F!ZZ dengan tanggal kedaluwarsa hingga Januari tahun depan. Anak-anak yang mengonsumsinya mengalami gejala pusing dan beberapa bahkan harus dibawa ke rumah sakit. Setelah konfirmasi adanya kandungan ganja, otoritas Belanda segera menarik produk bermasalah tersebut dari peredaran.
Berita ini langsung memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Taiwan, mengingat produk Haribo tersedia luas di berbagai saluran distribusi dengan beragam varian.
Khusus untuk seri Happy Cola sendiri, kemasan berbeda-beda tergantung negara pemasarannya, termasuk varian rasa original yang umum ditemukan di Taiwan.
Varian rasa asam juga bisa ditemukan secara online, tetapi batch F!ZZ yang bermasalah tersebut dipastikan tidak memiliki catatan impor ke Taiwan. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan produk tersebut bisa didapatkan melalui jalur online yang tidak terdeteksi, terutama mengingat kandungan ganja di dalamnya yang bisa menimbulkan gejala lebih parah pada anak-anak dibandingkan orang dewasa.
Menurut analisis medis, komponen yang terkandung dalam permen jelly tersebut kemungkinan adalah THC, yang dapat memberikan sensasi euphoria dan berpotensi menimbulkan kecanduan. Konsumsi jangka panjang dapat mempengaruhi perkembangan anak-anak. Saat ini, kepolisian Belanda sedang menyelidiki bagaimana ganja bisa tercampur ke dalam produk permen tersebut.
Lin Jin-fu (林金富), Wakil Direktur FDA Taiwan menyatakan, "Taiwan akan menghentikan sementara permohonan verifikasi impor untuk semua produk permen jelly dari pabrik Haribo di Jerman."
Meskipun insiden ini terjadi di Belanda, tetapi permen bermasalah tersebut diproduksi di pabrik Jerman. Haribo juga memiliki fasilitas produksi di berbagai negara termasuk Turki. Untuk memastikan keamanan konsumen, FDA Taiwan mengumumkan penghentian sementara impor seluruh produk Haribo tanpa batas waktu. Proses impor baru akan dilanjutkan setelah investigasi tuntas oleh produsen dan semua risiko telah dikesampingkan.