(Taiwan, ROC) --- Ali (bukan nama sebenarnya), pekerja migran asal Indonesia berusia 23 tahun yang bekerja di Taiping, Taichung, telah bekerja di sebuah pabrik manufaktur selama tiga tahun. Suatu hari, ketika sedang membersihkan mesin di pabrik, ia tidak sengaja menyentuh saklar mesin, yang mengakibatkan ruas terakhir jari manis tangan kirinya tergulung. Darah mengucur deras dan ia mengalami kesakitan yang luar biasa.
Beruntung, majikannya dengan sigap mengambil potongan jari yang terputus dan menyimpannya dengan baik dalam kantong berisi air es, kemudian segera membawanya ke rumah sakit terdekat.
Setelah dirujuk ke Rumah Sakit Lin Shin di Wuri, Ali ditangani oleh Dokter Wei Jing-yue (魏經岳), Kepala Departemen Bedah Plastik yang ahli dalam operasi rekonstruksi mikro.
Dokter segera melakukan operasi mikrovaskuler untuk menyambungkan kembali pembuluh darah pada jari yang terputus. Setelah menjalani operasi maraton selama 5 jam, tim medis berhasil menyambungkan kembali jari Ali.
Kecelakaan ini juga membawa berkah tersendiri bagi Ali, karena ia akhirnya bisa bertemu dengan ibunya yang sudah 9 tahun tidak ia jumpai. Ibu Ali sengaja datang dari Yilan ke rumah sakit untuk menjenguknya. Ibu dan anak berpelukan sambil menangis di ruang perawatan, menciptakan momen yang sangat mengharukan.
Dokter Wei Jing-yue menjelaskan bahwa keberhasilan penyambungan jari yang terputus sangat bergantung pada tingkat keparahan luka, waktu iskemia (kurangnya aliran darah), usia pasien, kondisi kesehatan, serta kualitas penanganan segera setelah kejadian.
Tujuan utama operasi mikrovaskuler adalah untuk mengembalikan fungsi jari yang terputus. Sebelum melakukan operasi penyambungan pembuluh darah pada jari yang terputus, tim medis harus terlebih dahulu membersihkan jaringan yang rusak (debridement), mempertahankan jaringan normal, kemudian memasang kembali tulang jari yang terpotong serta memperbaiki dasar kuku.
Akhirnya, dengan menggunakan mikroskop canggih, dokter melakukan penyambungan pembuluh darah dan saraf yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.
Dokter segera melakukan operasi mikrovaskuler untuk menyambungkan kembali pembuluh darah pada jari yang terputus. 圖/烏日林新醫院提供
Proses ini membutuhkan konsentrasi penuh dan presisi yang luar biasa untuk berhasil menyambungkan pembuluh darah.
Beruntung, di bawah penanganan teliti dari Dokter Wei Jing-yue beserta timnya, jari Ali berhasil diselamatkan dan disambungkan kembali tepat waktu.
Untuk perawatan pasca operasi penyambungan pembuluh darah jari yang terputus, pasien harus segera kembali ke dokter jika area luka berubah warna menjadi hitam, mengeluarkan bau tidak sedap, atau mengalami pendarahan.
Selain itu, Dokter Wei Jing-yue juga mengingatkan Ali untuk menghindari merokok setelah operasi, karena nikotin dalam tembakau dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan memperlambat aliran darah, yang mana akan sangat mempengaruhi sirkulasi di ujung anggota tubuh.
Setelah pemantauan rutin dan perawatan teliti dari tim medis, Ali kembali untuk pencabutan pin satu bulan kemudian. Saat ini, jari manis kiri Ali telah pulih hingga 70% dari rentang gerak normalnya, sirkulasi darah pasca operasi juga telah kembali baik.
Ibunda Ali (kiri), Ali (tengah) dan Dokter Wei Jing-yue (kanan) 圖/烏日林新醫院提供
Ali pun sangat berterima kasih atas respons cepat dan bantuan penuh dari majikannya, serta menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga atas profesionalisme dan ketelitian Dokter Wei Jing-yue.
Berkah tersembunyi dari kejadian ini adalah, meskipun Ali dan ibunya sama-sama bekerja di Taiwan, selama 9 tahun terakhir mereka hanya berkomunikasi melalui telepon.
Kecelakaan ini memungkinkan dia bertemu dengan ibunya yang sudah lama tidak ia jumpai, memberikan momen yang sangat mengharukan dan tak terlupakan, serta membantu Ali menemukan kembali harapan dan keberanian untuk menghadapi masa depan.