(Taiwan, ROC) -- Delegasi anggota Parlemen Eropa diundang berkunjung ke Taiwan. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada hari ini (27 Mei) mengatakan bahwa Menteri MOFA Lin Chia-lung (林佳龍), saat menerima delegasi pada 26 Mei, secara khusus menyampaikan terima kasih atas keputusan Parlemen Eropa yang pada Oktober tahun lalu menentang distorsi makna Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) No. 2758 oleh Tiongkok. Lin Chia-lung menekankan, meskipun Taiwan dan Eropa secara geografis berjauhan, keduanya terhubung erat karena berbagi nilai-nilai demokrasi, kebebasan, dan supremasi hukum.
Lin menyampaikan bahwa Taiwan saat ini tengah aktif mendorong sistem rantai pasokan yang tangguh dan beragam. Dalam situasi global yang kompleks seperti sekarang, kerja sama Taiwan dan Eropa untuk membangun rantai pasokan non-Tiongkok yang lebih tangguh dan berkelanjutan menjadi semakin penting. Selain itu, Lin menekankan bahwa keberagaman budaya merupakan fondasi utama masyarakat demokratis. Oleh karena itu, MOFA bersama Kementerian Kebudayaan (MOC) Taiwan bekerja sama mendorong program “The Year of Taiwan Culture in Europe 2025”, agar masyarakat Eropa dapat memahami kekayaan budaya Taiwan melalui berbagai kegiatan budaya, sekaligus semakin mengakui nilai-nilai demokrasi yang dibagikan bersama antara Taiwan dan Eropa.
MOFA menyebutkan bahwa delegasi Parlemen Eropa kali ini adalah delegasi kedua dari Parlemen Eropa yang datang ke Taiwan tahun ini, setelah delegasi lintas partai yang berkunjung pada Februari lalu. Hal ini menunjukkan perhatian dan dukungan tinggi Parlemen Eropa terhadap Taiwan. MOFA akan terus memperdalam hubungan dengan Parlemen Eropa, membangun jaringan aliansi nilai-nilai bersama yang kokoh dan saling menguntungkan, serta bersama-sama mempertahankan perdamaian dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.