(Taiwan, ROC) -- Terkait dengan “Pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok - Negara-Negara Kepulauan Pasifik”, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan dalam pertemuan dengan media hari ini (27/5) menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau keadaan yang relevan dalam pertemuan itu. Pihak Tiongkok tidak hanya mengundang 3 sekutu Pasifik Taiwan, dan ketiga sekutu diplomatik tersebut tidak mengirimkan pejabatnya untuk hadir.
Tiongkok akan menyelenggarakan “Pertemuan Menteru Luar Negeri Tiongkok – Negara-Negara Kepulauan Pasifik” di Xiamen, Fujian. Menteri-menteri luar negeri dari 11 negara Kepulauan Pasifik dan Wakil Sekretaris Forum Kepulauan Pasifik PIF) dijadwalkan akan hadir.
Media memperhatikan, apakah 3 aliansi sekutu diplomatik Pasifik Taiwan akan hadir dalam pertemuan itu. Juru bicara MOFA, Hsiao Kuang-wei (蕭光偉) menanggapi, bahwa undangan Tiongkok tidak termasuk sekutu diplomatik Taiwan. Hsiao Kuang-wei mengatakan, “Kementerian Luar Negeri telah memperhatikan informasi acara terkait dan terus mengikuti perkembangan situasi pertemuan terkait. Sekutu kami tidak mengirim pejabat untuk hadir.”
Panapasi Nelesone, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan dan Pembangunan Ekonomi negara sahabat diplomatik Taiwan, Tuvalu, mengunjungi Taiwan atas undangan pemerintah Taiwan pada pertengahan April. MOFA menyampaikan. bahwa kunjungan tersebut "berhasil memperdalam hubungan persahabatan antara Taiwan dan Tuvalu." Wisely Zackhras, Menteri Kehakiman, Imigrasi, dan Tenaga Kerja Kepulauan Marshall, memimpin delegasi untuk mengunjungi Taiwan pada pertengahan Mei, dan "persahabatan antara kedua negara kuat dan bersahabat." Presiden Palau Surangel S. Whipps, Jr. baru saja menyelesaikan kunjungannya ke Taiwan minggu lalu, "menunjukkan komitmen kuat kedua negara untuk bersama-sama mempromosikan pembangunan berkelanjutan, dan pencapaian terkait telah membuahkan hasil."