(Taiwan, ROC) -- Sebuah kecelakaan mobil yang sangat serius terjadi di Sanxia, Kota New Taipei pada 19 Mei lalu. Berdasarkan statistik dari Kementerian Transportasi dan Komunikasi, terdapat 58.822 kecelakaan yang melibatkan para pengemudi lanjut usia (lansia) di tahun lalu. Penyebab utamanya adalah karena kurang konsentrasi saat berkendara, diikuti perilaku berkendara tidak semestinya lainnya, menerobos lampu merah, dan lain sebagainya.
Pada 19 Mei lalu terjadi kecelakaan mobil di Sanxia, Kota New Taipei, menyebabkan 3 kematian dan 12 orang luka-luka. Pengemudi bermarga Yu (余) yang berusia 78 tahun diduga melakukan tabrak lari sebelum kecelakaan, dan menyebabkan kecelakaan besar ini saat ia melaju dengan kecepatan tinggi.
Berdasarkan statistik dari Kementerian Transportasi, terdapat 749 kecelakaan fatal yang disebabkan oleh pengemudi lansia pada 2024, menyebabkan 824 kematian. Ada 58.822 kecelakaan yang melibatkan lansia sebagai pihak pertama, terhitung 14,9% dari total kecelakaan yang ada.
Kementerian Transportasi menyampaikna, bahwa penyebab utama dari malfungsi berkendara di kalangan lansia adalah linglung, gugup, dan tidak fokus saat berkendara, diikuti perilaku tidak tepat lainnya dalam berkendara. Melewati lampu merah dan mengemudi lurus secara langsung berada di peringkat ketiga, semntara alpa untuk berhenti dan memberikan kesempatan bagi para pejalan kaki berada di peringkat keempat.
Menteri Transportasi Taiwan, Chen Shih-kai (陳世凱) dalam sebuah konferensi pers per 20 Mei menyampaikan, bahwa ia tidak ingin agar masyarakat memiliki kesalahpahaman atau salah prasangka terhadap pengemudi lansia. Taiwan kini memasuki masyarakat yang sangat menua. Setiap orang akan menjadi tua dan memiliki kebutuhan untuk bepergian, dan orang lanjut usia harus mampu mengemudi dengan lebih aman.