(Taiwan, ROC)-- Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari ini (20 Mei) menyampaikan pidato peringatan satu tahun masa jabatannya. Beliau mengungkapkan bahwa untuk menjalankan strategi ekonomi global dan menghadapi perubahan situasi ekonomi dunia, pemerintah akan membentuk Dana Investasi Pemerintah sebagai platform investasi nasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi Taiwan. Setelah undang-undangnya disahkan, dana ini akan dikelola oleh pemerintah untuk investasi ke luar negeri, dengan mempertimbangkan prospek masa depan, urgensi, serta upaya membantu industri dalam negeri melakukan ekspansi global.
Hari ini menandai satu tahun Presiden Lai menjabat. Pagi ini, ia menyampaikan pidato dengan tema “Menghadapi Angin Transformasi dan Melangkah Maju dengan Mantap” di Istana Presiden. Terkait pembangunan ekonomi, Presiden Lai menegaskan bahwa arah ekonomi Taiwan sangat jelas. Ke depannya, Taiwan akan berorientasi pada pasar dengan basis strategi di dalam negeri, memperluas jangkauannya ke pasar global, dan memperkuat hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat (AS).
Taiwan juga akan terus berupaya menandatangani perjanjian perlindungan investasi serta perjanjian penghindaran pajak berganda dengan negara-negara mitra. Dalam strategi perdagangan, Taiwan akan memperluas pasar yang beragam dan meningkatkan koneksi ekonomi dengan negara demokratis lainnya di luar AS. Selain gencar bernegosiasi perjanjian dagang dengan berbagai negara, Taiwan juga akan terus berupaya bergabung dalam “Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik” (CPTPP) dan integrasi ekonomi regional lainnya.
Presiden Lai juga menyampaikan bahwa struktur ekonomi Taiwan perlu disesuaikan, yaitu dengan menggabungkan orientasi ekspor dan perluasan konsumsi domestik, mengintegrasikan kekuatan riset teknologi dengan modernisasi industri tradisional, serta memperkuat pengembangan perangkat lunak dan kemampuan manufaktur.
Ia menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan besar AS seperti AMD, NVIDIA, dan perusahaan komputasi awan lainnya terus memperluas kehadirannya di Taiwan. Bahkan pada tanggal 19 Mei, NVIDIA mengumumkan akan mendirikan kantor pusat internasional di Taiwan. Presiden Lai berharap melalui kerja sama lintas negara ini, Taiwan dapat mengadopsi teknologi mutakhir dari luar negeri, ikut serta dalam riset global, dan membangun Taiwan menjadi ekonomi yang lebih tangguh. Di masa depan, Taiwan juga akan terus memanfaatkan keunggulannya untuk menarik lebih banyak investasi asing.
Presiden Lai menuturkan bahwa pemerintah akan mendirikan Dana Investasi Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Taiwan. Ia mengatakan: “Secara eksternal, kita harus berpandangan global dan berinvestasi di pasar internasional. Pemerintah akan membentuk Dana Investasi Pemerintah, membangun platform investasi nasional untuk memaksimalkan keunggulan industri Taiwan. Dana ini akan dipimpin oleh pemerintah dan didukung oleh kekuatan sektor swasta, untuk melakukan ekspansi global dan menargetkan pasar utama di era AI.”
Pemerintah berkomitmen untuk mengoptimalkan fungsi Dana Investasi Pemerintah, mendorong transformasi industri, membantu industri dalam negeri serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melakukan modernisasi, guna meningkatkan daya saing internasional dan memperkuat fondasi industri dalam negeri.