History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Lonjakan COVID-19 Membuat Klinik Penuh Sesak! Dokter Ungkap 3 Gejala Paling Umum: Sangat Tidak Nyaman

  • 19 May, 2025
  • 尤繼富
Lonjakan COVID-19 Membuat Klinik Penuh Sesak! Dokter Ungkap 3 Gejala Paling Umum: Sangat Tidak Nyaman
Lonjakan COVID-19 Membuat Klinik Penuh Sesak! Dokter Ungkap 3 Gejala Paling Umum: Sangat Tidak Nyaman (圖:中央社)

(Taiwan, ROC) --- Kasus COVID-19 di dalam negeri terus meningkat, dengan jumlah kunjungan pasien mencapai 9.978 orang pada minggu lalu. Taiwan CDC (Centers for Disease Control) memperkirakan wabah akan mencapai puncaknya pada bulan Juni mendatang.

Dokter THT di Taiwan, Chang Hung (張弘) membagikan pengalamannya bahwa klinik menjadi sangat penuh sesak pada akhir pekan, dengan sekitar 1/4 pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

Tiga gejala paling umum yang ditemukan, antara lain demam, nyeri tubuh, dan batuk. Ia menyarankan masyarakat untuk mengenakan masker dan rajin mencuci tangan saat berada di tempat umum yang ramai.

Dalam unggahan di laman Facebook, Chang Hung menyatakan bahwa wabah COVID-19 semakin meningkat. Awalnya ia mengira jumlah pasien akan berkurang selama ujian nasional tingkat SMP, tetapi kenyataannya justru bertambah.

 Jadwal praktik yang seharusnya berakhir pada pukul 12 siang akhirnya berlanjut hingga lewat pukul 1 siang. Banyak pasien yang telah melakukan pemeriksaan rapid test COVID-19 secara mandiri dan hasilnya positif, yang kemudian dikonfirmasi kembali dengan hasil pemeriksaan di klinik yang memperlihatkan 2 garis.

Chang Hung menjelaskan bahwa di antara pasien dengan gejala demam tinggi pada belakangan ini, sekitar seperempat-nya terkonfirmasi positif COVID-19. Tiga gejala paling umum adalah demam, nyeri tubuh, dan batuk.

Meskipun saat ini belum ditemukan pasien dengan pneumonia atau gejala parah, tetapi pada umumnya pasien menyampaikan bahwa mereka mengalami gejala yang sangat tidak nyaman.

Chang Hung berpendapat bahwa masih perlu mengamati apakah gelombang wabah ini akan terus meningkat. Ia menyarankan masyarakat untuk mengenakan masker dan rajin mencuci tangan saat berada di tempat umum yang ramai.

Jika mengalami gejala seperti demam tinggi dan nyeri tubuh, disarankan untuk melakukan rapid test terlebih dahulu. Apabila gejala yang dialami terasa sangat tidak nyaman, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Menurut data Taiwan CDC, wabah COVID-19 dalam negeri telah meningkat selama 5 minggu berturut-turut. Semenjak tanggal 4 Mei 2025 hingga 10 Mei 2025, tercatat 9.978 kunjungan pasien COVID-19 di klinik dan unit gawat darurat, dengan 34 kasus baru yang parah dan 6 kasus kematian.

Diperkirakan wabah akan mencapai puncaknya pada bulan Juni. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi.

Komentar

Terbarumore