(Taiwan, ROC) --- Dengan adanya gangguan tropis yang baru-baru ini muncul membuat ahli klimatologi Taiwan Lin Ding-yi (林定宜) menyatakan bahwa masih memerlukan pengamatan lebih lanjut terhadap perkembangannya menjadi taifun.
Selain itu, pakar klimatologi Taiwan lainnya, Wu Der-rong (吳德榮) juga menganalisis prakiraan model cuaca milik Eropa dan Amerika Serikat, yang menunjukkan bahwa dalam 10 hari ke depan, gangguan tropis sebagian besar tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Jalur pergerakan utama diperkirakan akan berputar ke utara atau timur laut di sekitar Filipina dan perairannya. Informasi terkait perlu terus dipantau dengan seksama.

Prediksi gangguan tropis yang kini tengah berkembang di timur perairan Filipina 圖/翻攝Weathernerds
Dalam kolomnya, Wu Der-rong menjelaskan bahwa simulasi terbaru dari model cuaca Eropa menunjukkan bahwa dalam 10 hari ke depan, gangguan tropis sebagian besar tidak mengalami perkembangan yang jelas, dengan jalur simulasi terfokus di sekitar Filipina dan perairan di sekitarnya, bergerak ke arah utara.
Lin Ding-yi menjelaskan bahwa meskipun beberapa model cuaca memperkirakan adanya peluang untuk terbentuknya taifun pertama tahun ini, taifun Wutip, tetapi kondisi atmosfer secara keseluruhan tidak mendukung perkembangannya.
Ia menegaskan bahwa apakah taifun ini benar-benar akan terbentuk masih memerlukan perhatian yang cermat terhadap perubahan yang terjadi, dan pihak terkait akan terus memantau dinamika gangguan tropis.