(Taiwan, ROC) Kepala Kantor Perwakilan Taipei di Polandia, Jeff Liu (劉永健) baru-baru ini mengirimkan surat kepada media arustama Polandia, Gazeta Wyborcza dan ia mengatakan, berdasarkan nilai HAM dan profesionalitas kesehatan publik, maka mengimbau agar komunitas masyarakat internasional mendukung partisipasi Taiwan dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) ke-78 yang akan digelar pada bulan Mei.
Surat Kabar Elektoral Gazeta Wyborcza membuat tulisan Jeff Liu pada tanggal 29 April 2025, dalam tulisan yang memuat sidang WHA yang akan berlangsung di Jenewa, Swiss pada tanggal 19-27 Mei 2025, dikarenakan isu politik membuat Taiwan tidak bisa ikut berpartisipasi dalam beberapa tahun berturut-turut. Selain , hal ini menyebabkan hak jaminan untuk kesehatan 23 juta masyarakat Taiwan dirampas, juga menghadang kesempatan untuk Taiwan berkontribusi dan berbagi pengalaman pencegahan pandemi kepada masyarakat internasional.
Jeff Liu menekankan, di masa jangka panjang Taiwan berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan publik kepada dunia internasional, awalnya pada akhir tahun 2019 menjadi pihak pertama yang mengeluarkan peringatan waspada terhadap wabah, dan mengadopsi tindakan pencegahan ilmiah yang transparan. Selama masa pandemi, Taiwan menyediakan perangkat kesehatan medis dan bantuan profesional kepada Polandia dan negara lainnya, hal ini menunjukkan Taiwan telah berupaya keras untuk memenuhi tanggung jawab internasional dan kekuatan nyata dalam medis kedokteran. Selain Taiwan dikesampingkan dalam mekanisme tata kelola kesehatan global, hal ini sangat tidak adil dan juga melanggar prinsip HAM.
Jeff Liu mengatakan, “kesehatan adalah salah satu bagian dari HAM”, setiap orang semestinya diperlakukan yang sama dalam mendapat hak pengobatan. Ia mengemukakan, Taiwan memiliki mekanisme kesehatan publik unggul dan asuransi kesehatan nasional dengan cakupan yang sangat tinggi, serta berlanjut mempromosikan peningkatan tingkatan perawatan medis, promosi kesehatan mental dan pembangunan jaringan keamanan sosial, untuk untuk salah satu percontohan dalam tata kelola kesehatan global.
Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini komunitas internasional tengah menghadapi tantangan perubahan iklim, penularan penyakit baru dan populasi penuaan, membutuhkan partisipasi tanggung jawab mitra dan kemampuannya. Keahlian dan pengalaman Taiwan dapat membantu mempromosikan kebijakan dan penerapan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mendesak kerja sama bidang kedokteran secara global untuk merealisasikan bahwa “kesehatan adalah hak setiap manusia” dalam nilai universal.
Jeff Liu mengatakan, “Mendukung HAM, semestinya mendukung partisipasi Taiwan yang bermakna dalam pertemuan WHO”.