(Taiwan, ROC) - Pemerintah akan terus mendorong reformasi untuk meningkatkan kemampuan pertahanan nasional Taiwan. Selain kenaikan gaji untuk tentara sukarela dan pasukan tempur yang telah diumumkan, anggaran khusus juga akan dialoksikan untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga melampaui 3% dari produk domestik bruto (PDB).
Demikian ditegaskan oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德) saat bertemu dengan delegasi dari lembaga pemikir Biro Riset Asia Nasional (NBR) Amerika Serikat di bawah pimpinan mantan Komandan Indo-Pasifik AS John Aquilino di Istana Presiden pada hari Selasa.
Lai menekankan bahwa Taiwan berdiri di garis depan pertahanan demokrasi global dan terletak pada posisi strategis pertama yang penting di rantai kepulauan. Selain secara aktif mempromosikan "Rencana Aksi Empat Pilar Perdamaian", pemerintah juga akan terus mendorong reformasi pertahanan nasional.
Presiden Lai mengatakan, "Awal bulan ini, saya mengumumkan kenaikan gaji untuk tentara sukarela dan pasukan tempur. Pemerintah akan terus mendorong reformasi dan kemandirian pertahanan nasional. Kami juga akan memprioritaskan alokasi anggaran khusus untuk meningkatkan anggaran pertahanan nasional hingga melampaui 3% dari PDB, terus meningkatkan kemampuan pertahanan Taiwan, dan menampilkan tekad kami untuk melindungi demokrasi dan kebebasan."
Kepala negara menyampaikan apresiasi atas keprihatinan Aquilino terhadap masalah Selat Taiwan selama masa jabatannya di Komando Indo-Pasifik AS, dan juga atas upaya NBR melakukan banyak penelitian dan analisis mengenai masalah keamanan regional, yang memungkinkan masyarakat internasional untuk lebih memahami peran Taiwan di kawasan Indo-Pasifik dan perkembangan demokrasi global.
Presiden juga mengetengahkan, pada peringatan 46 tahun berlakunya Undang-Undang Hubungan Taiwan, ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah AS atas penjualan senjata berkelanjutan ke Taiwan selama bertahun-tahun yang telah memperkuat kemitraan hubungan Taiwan-AS.
Lai yakin bahwa selain pertukaran dan kerja sama militer, Taiwan dan AS juga dapat membangun hubungan ekonomi dan perdagangan yang lebih erat, meningkatkan ketahanan ekonomi satu sama lain, dan berfungsi sebagai pilar penting keamanan regional.
Sementara dalam pidatonya, Aquilino mengatakan bahwa demokrasi Taiwan yang berkembang sangat penting bagi perdamaian dan stabilitas di seluruh kawasan. Ia juga sangat terkesan dengan upaya aktif Taiwan untuk mempromosikan ketahanan pertahanan di seluruh masyarakat, dan menekankan bahwa ia dan NBR akan terus mendukung Taiwan dan menjaga hubungan dekat antara Taiwan dan AS untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan.