(Taiwan, ROC) - Komite Pusat Partai Kuomintang (KMT) telah meminta semua perwakilan rakyat KMT di Taiwan untuk membantu pengumpulan tanda tangani untuk penarikan kembali (recall) legislator Partai Progresif Demokratik (DPP), dan berencana mengajukan mosi resmi untuk penarikan kembali legislator DPP dan pemakzulan Presiden Lai Ching-te (賴清德) di Yuan Legislatif pada tanggal 20 Mei, hari peringatan satu tahun pelantikan Lai.
Demikian diungkapkan oleh Ketua KMT Eric Chu (朱立倫) dalam sebuah acara temu pers darurat yang diadakan Senin pagi, tidak lama setelah kantor pusat partai di Kota New Taipei dilaporkan digeledah oleh pihak kejaksaan, yang juga membawa sekretaris jenderal Chen Chen-jung (陳貞容), sekretaris Chu Pei-yi (朱蓓儀) dan direktur eksekutif kantor cabang Sanchong Lo Ta-yu (羅大宇) ke kantor kejaksaan untuk diinterogasi terkait dengan dugaan pemalsuan tanda tangan dalam kampanye penarikan kembali jabatan legislator DPP.
Chu menegaskan, di bawah instruksi Presiden Lai, jaksa dan penyidik terus melakukan penggeledahan dan penahanan skala besar di berbagai lokasi, demokrasi Taiwan telah memasuki masa gelap, para legislator DPP yang dipilih rakyat telah menjadi kaki tangan dan harus ditarik kembali.
Oleh karena itu, lanjut Chu, pusat partai meminta kepada seluruh perwakilan rakyat di Taiwan, termasuk legislator, anggota dewan kabupaten dan kota, serta perwakilan rakyat desa dan dusun, untuk membantu dalam penandatanganan bersama surat penarikan kembali legislator DPP.
Menurutnya, permintaan pusat partai ini akan dimasukkan dalam penilaian dan resmi diumumkan. Eric Chu mengatakan, "Kami meminta semuanya untuk mengerahkan segenap tenaga, baik secara lokal maupun lintas distrik. Kami juga akan memasukkan hasil kampanye pengumpulan tanda tangan tahap kedua ini dalam penilaian dan akan mengumumkannya untuk memberitahu para pendukung kubu biru tentang hasil upaya legislator dan perwakilan setempat. Saya yakin ini adalah tonggak yang sangat penting dalam pemakzulan Lai Ching-te."
Chu juga memastikan bahwa pada tanggal 20 Mei, kaukus KMT akan mengusulkan mosi penarikan kembali dan pemakzulan di Yuan Legislatif, dan kemudian akan melakukan segala upaya untuk meluncurkan gerakan pemakzulan yang komprehensif terhadap Presiden Lai dalam berbagai bentuk di seluruh Taiwan, yang diyakinkan akan menciptakan gerakan demokrasi paling penting di Taiwan.
Menurut Undang-Undang Pemilihan Umum dan Penarikan Kembali Presiden dan Wakil Presiden, mosi untuk pemakzulan presiden atau wakil presiden harus diajukan oleh seperempat dari semua anggota Yuan Legislatif dan disetujui oleh dua pertiga darinya sebelum dapat dinyatakan sah, tapi yang menjabat kurang dari satu tahun tidak dapat direcall.
Jumlah total kursi di Yuan Legislatif adalah 113. Partai oposisi memiliki 62 kursi (52 untuk KMT, 8 untuk Partai Rakyat Taiwan (TPP), dan 2 legislator independen), sementara partai yang berkuasa, Partai Progresif Demokratik memiliki 51 kursi.