(Taiwan, ROC) Presiden Lai Ching-te kemarin (22/4) bertemu dengan organisasi lingkungan dan Beliau menyampaikan, menanggapi pihak AS yang mengumumkan kebijakan tarif, berkaitan dengan AS mengungkit pembelian sumber energi penting termasuk gas alam dan minyak bumi, selanjutnya pembahasan tarif Taiwan-AS menjadi hal penting, dengan kata lain bagian yang terpenting adalah Taiwan memperkuat sumber energi mandiri dan ketangguhan sumber daya energinya.
Menyambut peringatan hari bumi sedunia, Istana Kepresidenan merilis naskah pers dan menyampaikan bahwa Presiden Lai Ching-te bertemu dengan perwakilan organisasi lingkungan dalam sidang pertemuan “organisasi lingkungan nirlaba dunia NGOs ke-22 tahun 2025”.
Presiden Lai Ching-te memberikan sambutan dan mengatakan, perubahan iklim adalah tantangan paling kritis yang dihadapi dunia pada abad ke-21, “setiap tahun yang kita alami, kemungkinan akan menjadi tahun yang terpanas.”
Presiden Lai mengatakan, perubahan iklim tidak hanya berimbas pada kehidupan masyarakat dan mata pencaharian mereka, juga menjadi ancaman bagi keamanan nasional dan stabilitas global. Pada tahun lalu, ketika Beliau menjabat sebagai presiden, membentuk “komite kebijakan perubahan iklim nasional”, berharap dengan melalui dialog beragam lintas gagasan, lintas sektor dan lintas generasi, menghadapi permasalahan dengan benar, mengeluarkan kebijakan pragmatis dan mencari solusi nyata, juga merealisasikan tekad pemerintah untuk mewujudkan nol emisi bersih dan ketangguhan masyarakat.
Beliau beranggapan, mengarah pada target emisi nol bersih tahun 2050, pemerintah harus menjamin agar supply energi stabil, oleh karena itu, mempromosikan “transformasi energi ke-2”, memperkuat promosi hemat energi, energi terbarukan dan pengembangan teknik penyimpanan, membangun mekanisme energi yang beragam dan tangguh, saat bersamaan juga berlanjut memperkuat mekanisme penyesuaian bagi Taiwan untuk menghadapi risiko perubahan iklim ekstrem, meningkatkan ketangguhan pembangunan nasional berkelanjutan. Yuan Eksekutif juga menetapkan “program penyesuaian perubahan iklim nasional”, sejak tahun 2023 hingga 2026, menganggarkan dana sebesar NT$ 400 milyar, mempromosikan 126 langkah pendukung yang pragmatis.
Presiden Lai menekankan, pemerintah akan berlanjut memperkuat keamanan sumber energi, keamanan energi juga menjadi keamanan nasional, harus aktif mempromosikan transformasi energi ke-2, mulai dari meningkatkan kemampuan penyediaan energi mandiri hingga memperkuat ketangguhan sumber energi, memastikan agar keamanan sumber energi terjamin, semua ini menjadi kerja keras yang wajib diupayakan oleh pemerintah.
Lebih lanjut Presiden Lai Ching-te mengemukakan, menanggapi AS mengumumkan pengenaan tarif, berkaitan dengan pembelian sumber energi dengan AS seperti gas alam, minyak bumi dan lainnya, maka selanjut pokok penting adalah pembahasan Taiwan-AS terkait tarif, juga merupakan rantai penting Taiwan memperkuat ketangguhan energi Taiwan, berharap bisa mendapat dukungan dari semua pihak.