(Taiwan, ROC) -- Ketika ditemui di Yuan Legislatif pada hari ini (18/4), Menteri Dalam Negeri Liu Shyh-fang (劉世芳) menyatakan bahwa Kantor Polisi Distrik Zhongzheng semalam telah memberikan peringatan sesuai peraturan, dan selanjutnya akan melimpahkan bukti-bukti terkait gangguan di area terlarang ke kejaksaan untuk penyelidikan.
Kejaksaan Distrik Taipei sedang menyelidiki kasus pemalsuan petisi recall, kemudian menggeledah kantor Partai Kuomintang (KMT) Kota Taipei, dan membawa pimpinan kantor KMT Huang Lv Jin Ru (黃呂錦茹) untuk diinterogasi.
Ketua Partai KMT Eric Chu (朱立倫) pada Kamis malam (17/4) menggerakkan massa untuk berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Taipei, yang sempat berujung dorong-dorongan dengan polisi.
Saat ditemui di Yuan Legislatif pada Jumat hari ini (18/4), Menteri Dalam Negeri Liu Shyh-fang menyatakan bahwa dia telah meminta Ditjen Kepolisian Nasional dan Kepolisian Kota Taipei untuk menegakkan hukum dengan tegas.
Dari semalam hingga dini hari ini, Kantor Polisi Distrik Zhongzheng telah memberikan peringatan sesuai peraturan, dan akan melimpahkan bukti-bukti terkait ke kejaksaan untuk penyelidikan.
Liu Shyh-fang mengatakan, "Dari kemarin sampai dini hari ini, kami memahami bahwa Kantor Polisi Distrik Zhongzheng telah memberikan peringatan sesuai peraturan. Kami akan melimpahkan semua hal terkait Undang-undang Unjuk Rasa, termasuk apakah ada pelanggaran di area terlarang atau tindakan mengganggu lainnya, ke kejaksaan untuk penyelidikan."
Terkait protes di depan Kejaksaan Taipei semalam, Kepala Ditjen Kepolisian Nasional Chang Jung-hsing (張榮興) juga menyatakan bahwa mereka telah menjalankan tugas sesuai hukum.
Mengenai rencana KMT menggelar aksi di Ketagalan Boulevard pada 26 April 2025, Liu Shyh-fang menyatakan bahwa Ditjen Kepolisian Nasional akan menegakkan hukum sesuai Undang-undang Unjuk Rasa.
Semua partai politik yang ingin mengadakan kegiatan diharapkan mengikuti peraturan, dan polisi akan menegakkan hukum dengan sepenuhnya. Liu Shyh-fang menambahkan, terlepas dari perbedaan arah politik, diharapkan semua kegiatan dapat berakhir dengan damai, sehingga aspirasi dapat tersampaikan dengan baik.