History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mencegah Pencucian Asal Usul Produk dari Tiongkok, Kementerian Urusan Ekonomi Terapkan 4 Langkah Tegas dengan Denda Maksimal NT$3 Juta

  • 16 April, 2025
  • 尤繼富
Mencegah Pencucian Asal Usul Produk dari Tiongkok, Kementerian Urusan Ekonomi Terapkan 4 Langkah Tegas dengan Denda Maksimal NT$3 Juta
Mencegah Pencucian Asal Usul Produk dari Tiongkok, Kementerian Urusan Ekonomi Terapkan 4 Langkah Tegas dengan Denda Maksimal NT$3 Juta 圖:中央社

(Taiwan, ROC) --- Kebijakan tarif tinggi Amerika Serikat dikhawatirkan akan menyebabkan produk Tiongkok melakukan pencucian asal usul barang melalui Taiwan. Menteri Urusan Ekonomi J.W. Kuo (郭智輝) menyatakan bahwa pemerintah mengambil sikap serius terhadap masalah pencucian asal usul barang, karena hal ini juga terkait dengan apakah Taiwan dapat memperoleh kepercayaan Amerika Serikat dalam negosiasi.

Pencucian asal usul barang (produk) mengacu pada praktik penipuan yang dilakukan perusahaan dengan memutarbalikkan fakta tentang negara asal suatu produk agar tampak seolah-olah produk tersebut diproduksi di tempat lain, sering kali untuk menghindari tarif atau pembatasan perdagangan.

Untuk mencegah pengiriman ilegal, Kementerian Urusan Ekonomi (MOEA) mengambil 4 langkah termasuk memantau volume impor, memberikan hukuman yang lebih ketat, memperkuat investigasi anti-dumping, dan meningkatkan sosialisasi kepada pelaku usaha. Pelanggar dapat dikenakan denda maksimal NT$3 juta.

Untuk mencegah produk Tiongkok melakukan pencucian asal usul produk melalui Taiwan, maka MOEA mengambil 4 langkah terhadap pengiriman ilegal, termasuk memantau volume impor, memberikan hukuman yang lebih ketat, memperkuat investigasi anti-dumping, serta meningkatkan sosialisasi kepada pelaku usaha, dengan denda maksimal NT$3 juta bagi pelanggar.

MOEA juga telah melakukan sosialisasi kepada industri presisi dan mesin perkakas, karena beberapa bahan baku mereka diimpor dari Tiongkok untuk diproses di Taiwan.

Menanggapi investigasi Pasal 232 yang akan dilakukan AS terhadap semikonduktor, J.W. Kuo mengatakan MOEA memiliki empat arah untuk meresponsnya, yaitu melalui pemantauan ketat, negosiasi aktif, menekankan hubungan kemitraan yang saling menguntungkan, serta menyediakan informasi industri yang memadai, guna menghadapi risiko AS yang mungkin mengenakan tarif pada industri semikonduktor Taiwan.

J.W. Kuo menekankan, poin utama negosiasi akan menekankan keterkaitan yang tinggi antara industri semikonduktor Taiwan dengan pengguna AS, karena AS berfokus pada desain, sementara Taiwan pada pengembangan dan manufaktur, kedua pihak adalah mitra strategis.

J.W. Kuo mengatakan, "Kami sangat dekat dengan AS dan merupakan mitra strategis. Berdasarkan empat proposisi ini, kami melakukan negosiasi intensif dengan AS, berharap pengenaan tarif AS tidak gagal mencapai tujuannya dan malah merugikan Taiwan."

J.W. Kuo juga menyebutkan akan memanfaatkan kekuatan pelanggan, termasuk perusahaan Taiwan, pemerintah, dan pelanggan AS, menggunakan posisi pelanggan untuk membantu negosiasi, yang akan membantu pemerintah AS memahami situasi dan membuat keputusan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Pemerintah akan menyediakan lebih banyak data industri dan perusahaan kepada perwakilan negosiasi, agar mereka memahami dengan jelas kelebihan dan kekurangan Taiwan, untuk memperjuangkan kondisi yang menguntungkan dalam negosiasi.

Komentar

Terbarumore