History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Deutsche Welle Gunakan Materi CCTV untuk Laporan tentang Situasi Taiwan, Kemenlu: Menyimpang dari Objektivitas

  • 11 April, 2025
  • 陳柏萇
Deutsche Welle Gunakan Materi CCTV untuk Laporan tentang Situasi Taiwan, Kemenlu: Menyimpang dari Objektivitas
Deutsche Welle Gunakan Materi CCTV untuk Laporan tentang Situasi Taiwan, Kemenlu: Menyimpang dari Objektivitas

(Taiwan, ROC) -- Deutsche Welle (DW) melaporkan reaksi masyarakat Taiwan terhadap latihan militer berdasarkan tayangan media pemerintah Tiongkok “CCTV” yang memicu perdebatan. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada Kamis (10/4) menyatakan bahwa mereka telah segera menyampaikan keprihatinan kepada DW, dan mengajukan protes keras terhadap laporan media asing yang tidak melakukan wawancara langsung di Taiwan, serta laporan yang tidak objektif.

MOFA pada Kamis (10/4) malam menyatakan bahwa pihaknya mengeluarkan pernyataan tegas, terkait dengan komentar masyarakat di media sosial yang menunjukkan laporan berita DW menggunakan tayangan dari media pemerintah Tiongkok “CCTV” sebagai representasi reaksi masyarakat Taiwan terhadap latihan militer Negeri Panda.

MOFA menunjukkan, mereka segera menyampaikan keprihatinan kepada kantor DW di Taipei dan melakukan verifikasi terhadap situasi terkait. Setelah diselidiki, diketahui bahwa pengirim berita tersebut bukanlah jurnalis yang berbasis di Taiwan. Setelah diberitahu oleh kantor Taipei, markas DW mengonfirmasi bahwa materi yang digunakan dalam laporan tersebut tidak tepat. Mereka segera menghapus bagian tayangan CCTV tersebut dan memuat permintaan maaf di bawah laporan tersebut.

MOFA menegaskan bahwa mereka selalu menghormati kebebasan pers dan menyambut baik media internasional yang mengirimkan wartawan untuk tinggal di Taiwan, guna memahami kondisi negara dan menggali pandangan masyarakat Taiwan. Namun, MOFA sangat menyayangkan dan mengajukan protes keras terhadap media asing yang tidak melakukan wawancara langsung di Taiwan, serta secara tidak tepat menggunakan materi dari media pemerintah Tiongkok, yang menjauhkan laporan dari posisi objektif dan adil.

Komentar

Terbarumore