Prosesi arak-arakan merupakan bagian dari upacara keagamaan yang umum dan penting di Taiwan. Melalui upacara pembakaran dupa, umat beriman berdoa kepada para dewa agar diberikan kedamaian dan keamanan.
Salah satu bagian dalam prosesi arak-arakan meriah adalah dengan menghadirkan ondel-ondel dewa penjaga atau dewa jenderal, seperti Ba-jia-jiang (八家將), para Dewa San Tai-zi (三太子), termasuk Shunfeng’er (順風耳) dan Qianliyan (千里眼).

Ondel-ondel pasangan dewa akhirat yang berwarna hitam dan putih dari Hei Bai Wuchang versi tradisional (foto: Wikipedia)
Secara umum, arak-arakan ondel-ondel dewa penjaga atau jenderal dengan bentuk tradisional ini dilakukan secara bergantian, sebab beratnya berkisar 30-40 kg, bahkan ada beberapa yang dapat mencapai 50 kg.

Ondel-ondel dewa penjaga versi tradisional di Daxi, Taoyuan
Namun, tahukah kamu, bahwa ada ondel-ondel dewa penjaga tradisional yang dikemas secara modern untuk memudahkan penggunanya, sekaligus tetap mempertahankan budaya kepercayaan tradisional Taiwan?
Ondel-ondel Modern Berkarakter Khusus
Ondel-ondel tersebut adalah pasangan ondel-ondel Shunfeng’er (順風耳) dan Qianliyan (千里眼) yang merupakan dewa penjaga dari Dewi Matsu serta pasangan dewa akhirat Hei Bai Wuchang (黑白無常).
Ondel-ondel Shunfeng’er dan Qianliyan ini tampak gagah dan berpakaian modern. Kepalanya berwarna hijau keemasan dan merah keemasan sesuai dengan karakteristik penjaga Dewi Matsu tradisional, tapi memiliki kesan futuristik tersendiri, terlebih di bagian tengah kostumnya terdapat tulisan “Taiwan”. Menariknya lagi, kedua kostum ondel-ondel ini memiliki lampu LED yang bisa dihidupkan dan menarik perhatian saat melakukan perayaan di malam hari. Tidak hanya itu, berat ondel-ondel dewa penjaga ini berkisar 15kg, sekitar 1/3 dari berat ondel-ondel tradisional.

Ondel-ondel penjaga Dewi Matsu versi modern dengan sentuhan gaya khas bertuliskan Taiwan
Adapun pasangan dewa akhirat yang berwarna hitam dan putih dari Hei Bai Wuchang adalah Da Ye (七爺) yang berpakaian putih dengan topi panjang, berperawakan kurus serta memiliki lidah yang menjulur keluar dan Er Ye (八爺) yang tampak lebih pendek, berhidung pesek dan berbibir tebal. Da Ye memegang payung, sementara Er Ye memegang kipas. Tampak perbedaannya dengan kostum tradisional Taiwan, bahwa kostum ondel-ondel Hei Bai Wuchang ini lebih ramping, tapi tidak meninggalkan esensi karakter Hei Bai Wuchang asli, bahkan terlihat sangat mirip.

Ondel-ondel pasangan dewa akhirat yang berwarna hitam dan putih dari Hei Bai Wuchang (di bagian belakang kiri dan kanan)
Kecintaan terhadap Seni Tradisional
Li Yu-shen (李育昇) adalah penciptanya. Desainer yang menempati studio kerja di wilayah Dadaocheng dan berdekatan dengan Kuil Taipei Xia-hai City God ini sejak kecil memiliki kecintaan terhadap opera Taiwan. Berbekal pembelajaran desain grafis di perguruan tinggi dan latar belakang keluarga penjahit, ia pun mulai membuat desain kostum teater pertamanya di tahun 2003.
Di tahun 2024 ia membuat pasangan ondel-ondel Shunfeng’er (順風耳) dan Qianliyan (千里眼) versi modern kontemporer dengan inspirasi penggabungan beberapa tanaman yang ada di Taiwan, seperti pohon mulberi dan penghormatan subjektivitas Taiwan dengan emblem “臺” yang juga ia patenkan.
Dalam wawancara bersama dengan Radio Taiwan Internasional (Rti), Li Yu-shen menyampaikan, bahwa ia berharap agar masyarakat Taiwan lebih mengenal tradisi dan budaya Taiwan, sehingga membantu tradisi terhubung dengan dunia modern, akan membuatnya tetap lestari. Ketika tetua bersedia memberikan pemberkatan untuk ondel-ondel modern, maka evolusi ondel-ondel telah dapat diterima untuk seluruh kalangan.

Li Yu-shen (李育昇) adalah desainer yang membuat ondel-ondel dewa penjaga dalam kepercayaan tradisional Taiwan dalam bentuk modern